BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Koramil 02/Playen Melaksanakan Panen Raya Jagung
Koramil 02/Playen Melaksanakan Panen Raya Jagung

Koramil 02/Playen Melaksanakan Panen Raya Jagung

Kamis (18/2) ratusan masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Tani binaan TNI dari Koramil 02/Playen, Kodim 0730/Gunungkidul melaksanakan panen raya jagung dan padi hibrida di lahan bulak karangrejo, Sawahan II, Bleberan Jalan Srigetuk, Playen.

Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Danramil 02/Playen Kapten Inf Sarji, ketua kordinator BP3K Subrato, Mantri tani sekabupaten Gunungkidul, Kades Bleberan diwakili Hartono, sekertaris Kecamat Playen Mariono, ketua 2KP Sumardi, Pimpinan PT Dupont Indonesia (Sigit Cahyono), Kepala Dinas Pertanian dan Perternakan DIY (Ir. Warjoko), Babinsa Desa bleberan, babinkamtinas dan kelompk tani Desa Bleberan sekitar 100 orang.

Danramil 02/Playen Kapten Sarji mengatakan, lahan pertanian dengan luas 2500 meter ini sangat cocok untuk mengembangkan jagung hibrida dan padi pioneer P35 banteng, diharapkan kedepan memenuhi kebutuhan pasar lokal. Dengan begitu dukungan terhadap program ketahanan pangan dapat digalakkan.

“Diharapkan dukungan ini mampu membantu pemerintah dalam menciptakan swasembada pangan,” katanya usai panen di lahan desa Bleberan, kecamatan Playen.

Kapten Inf Sarji menjelaskan, program ketahanan pangan ini tidak hanya tanaman padi saja, melainkan tanaman pangan yang lain seperti jagung dan kedelai. “Untuk itu, TNI melalui Babinsa di tingkat desa dan Petugas Penyuluh Pertanian (PPL) terus memberikan pendampingan kepada petani untuk penanaman hingga masa panen.

Menurut Kapten Inf Sarji, selama ini para petani diajarkan mengenai penanaman dengan sistem tajarwo, jagung P.35 banteng ini ditanam dengan jarak sekitar antara 25 s.d 90 cm. Dengan begitu umur jagung tersebut bisa mencapai 80 hari. “Keunggulan jagung P.35 ini tahan hingga beberapa bulan, selain itu panen lebih cepat dan biji berwarna cerah/merah cerah. Dengan begitu hasil panen yang tinggi, potensi mencapai kurang lebih 12,1 ton/hektar dan 50 tongkol menghasilan benih jagung seberat 13,26 kg,” terangnya.

Selain itu, program TNI ini tentu sangat membantu petani untuk meningkatkan pendapatan ekonomi. Benih jagung hibrida jenis benih unggul P.35 ini diyakini dapat berkembang di lahan pertanian para kelompok tani. “Melalui program TNI ini peningkatan produksi pertanian dapat berkembang.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer