BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Koramil 11/kraton  Melaksanakan  Pengamanan  Tradisi Budaya  Jamasan Di Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat 
Koramil 11/kraton  Melaksanakan  Pengamanan  Tradisi Budaya  Jamasan Di Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat 

Koramil 11/kraton  Melaksanakan  Pengamanan  Tradisi Budaya  Jamasan Di Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat 

Tradisi budaya  Jamasan di Kraton adalah  untuk membersihkan/memandikan benda-benda keramat atau pusaka yang dimiliki oleh Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Tradisi budaya ini dilaksanakan tepat pada Bulan Suro pada penanggalan jawa. Untuk jamasan pada tahun ini jatuh pada tanggal 17 Oktober 2017 atau pada hari Selasa kliwon.

Acara tradisi jamasan di Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat dilaksanakan secara tertutup dan hanya kerabat Kraton atau Rayi Dalem saja yang boleh ikut. Untuk acara  jamasan yang dibuka untuk umum dilaksanakan di museum kereta Kraton.

Pada kesempatan ini Koramil 11/Kraton Dim 0734/Yka melaksanakan kegiatan pengamanan tradisi budaya jamasan di museum kereta Kraton Jln. Rotowijayan no 1 Kadipaten Kraton. Selain Koramil 11/Kraton, pengamanan dilakukan dari anggota Sabhara Polresta Yogyakarta sebanyak 2 regu, Satpol PP  dan dari Polsek Kraton mengerahkan anggotanya untuk disebar di beberapa titik lokasi acara.

Tradisi jamasan Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat untuk  membersihkan atau memandikan benda pusaka  diantaranya Tombak Kyai Gusti Kanjeng Plered, Sabuk Nogo Sosro dan Keris Joko Peturun. Sedangkan pusaka kereta yang berada di museum kereta dilaksanakan pencucian pusaka Kanjeng Nyai Jimat dan Kanjeng Kyai Manik Retno.

Acara tradisi jamasan di museum kereta diikuti oleh masyarakat umum yang sudah datang sebelum acara dimulai. Suasana hujan pada saat acara berlangsung tidak menyurutkan niat para pengunjung yang hadir untuk  meminta air  bekas cucian pusaka yang dipercaya memiliki banyak manfaat.

Sebelum acara tradisi jamasan terdapat juga serangkaian  acara tuguran atau melek malam tepat pada malam Selasa Kliwon pada hari sebelumnya. Pada acara tuguran di museum kereta dihadiri oleh KGPH Yudhoningrat dan Gusti Bendoro Raden Ayu Dewi serta para Abdi Dalem dan masyarakat umum.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer