BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Koramil 15 Dukun Mendukung Upaya Pengembangan Wisata Budaya di Desa Kalibening
Koramil 15 Dukun Mendukung Upaya Pengembangan Wisata Budaya di Desa Kalibening

Koramil 15 Dukun Mendukung Upaya Pengembangan Wisata Budaya di Desa Kalibening

Koramil Dukun melaksanakan pengamanaN 10 ribu peserta jalan sehat untuk menggali dana pembangunan pariwisata di lereng Gunung Merapi.

DUKUN, Warga Desa Kalibening, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang memiliki cara kreatif untuk mengembangkan pariwisata di lereng Gunung Merapi. Mereka menggelar jalan sehat keliling kampung di desa-desa di lereng Merapi. Jalan sehat diawali dari Situs Tamansari di Dusun Gendungan kemudian menuju Dusun Cepek, Ngentak, Nggintung, Berut, Dukuhan, dan kembali ke Situs Tamansari.

Pada acara ini Koramil 15 Dukun, Kodim 0705/Magelang menurunkan 10 personelnya untuk membantu kencaran acara pelestarian budaya yang dikemas dengan jalan sehat menyusuri perkampungan.

Kades Kalibening Nurbiyanto mengatakan jalan sehat ini diikuti 10 ribu warga. Mereka tidak hanya berasal dari Desa Kalibening namun seluruh desa di Kecamatan Srumbung. Bahkan banyak warga yeng berasal dari luar daerah. Untuk memancing minat masyarakat, Pemdes Kalibening menyediakan hadiah sepeda motor Honda Beat, sepeda gunung, tv dan puluhan hadiah lainnya.

“Ada 10 ribu warga yang mendaftar. Seluruh dana yang kami dapatkan kami gunakan untuk mengembangkan pariwisata di Situs Tamansari,” kata Nurbiyanto, Minggu (13/11).

Menurut Nurbiyanto pihaknya sudah membangun Situs Tamansari menjadi lokasi wisata yang menarik. Situs pemandian putri keraton Mataram ini kini sudah dilengkapi perlengkapan outbond, pemancingan, gazebo, akses jalan masuk, parkir luas, mushola apung dan lainnya. “Kami butuh dana besar untuk membangun Situs Tamansari menjadi lokasi wisata yang menarik. Kami ingin membangun wisata berbasis masyarakat, agar pariwisata bisa bermanfaat untuk warga Merapi,” kata dia.

Camat Dukun Sukamtono menilai penggalian dana pariwisata ini merupakan gebrakan luar biasa. Disebutkan tidak mudah untuk menggerakkan masyarakat membangun pariwisata maupun mendatangkan 10 ribu orang untuk mendukung pariwisata.

“Kreatifitas dan kerja keras warga Kalibening luar biasa sehingga Situs Kalibening berkembang cepat. Kami mendukung pengembangan wisata berbasis masyarakat. Ini bisa menjadi model untuk daerah lain,” kata Sukamtono.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer