BERITA TERBARU
Home / Uncategorized / Kota Semarang Kekurangan Satpol PP

Kota Semarang Kekurangan Satpol PP

SEMARANG – Jumlah personel penegak Peraturan Daerah (Perda) atau Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang dinilai masih kurang. Padahal saat ini sedikitnya 30 orang personel barn mengikuti pembayatan yang dimulai hari Senin (12) kemarin. Prosesi awal memasuki Markas Komando (Mako) sebagai personel tetap ini dilakukan selama 10 hari kedepan. “Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) idealnya 700 orang. Saat ini jumlah total ada 320 orang ditambah 30 orang, berarti 350 orang. Masih separuh,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang, Endro Pudyo Martantono, saat ditemui di Jalan Ronggolawe, tempat dimulainya pembayatan, kemarin.

Lanjutnya, personel baru tersebut adalah perekrutan tahun 2015 ini. Jumlah 30 orang tersebut mengacu pada anggaran APBD Kota Semarang yang disediakan. ”Memang tahun ini kuotanya 30. Tidak setiap tahun kuotanya segitu. Berbeda-beda berdasar APBD. Perekrutan sudah dua bulan lalu,” imbuhnya Kuota dari total 227 pelamar, hanya 30 orang yang diterima. Dengan rician 26 pria dan empat orang wanita, “Kami berharap kedepan kuota ideal terpenuhi. Kota Semarang ini kan metropolitan. Ini juga mengurangi pengangguran. Yang melamar ini 70 persen lulusan sarjana dari berbagai latar pendidikan,” tutumya, Dijelaskannya, pembayatan selarna 10 hari dengan empat jenis materi. Di antaranya, Peraturan Baris Berbaris (PBB), Pengendalian Huru-Hara (Dahura), Kesemaptaan, dan Dasar-dasar SAR. “Pelatihnya dari Kodim 0733 BS/Semarang. Pembayatan ini prosesi Wajib, sebelum masuk Mako. Salah satu tujuannya membentuk karakter sebagai calon anggota penegak Perda,” ungkapnya (akv-91)

 

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer