BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Latihan Posko I Kodim 0707/Wonosobo Untuk Mengecek Kesiapan Satuan
Latihan Posko I Kodim 0707/Wonosobo Untuk Mengecek Kesiapan Satuan

Latihan Posko I Kodim 0707/Wonosobo Untuk Mengecek Kesiapan Satuan

Tuntutan terhadap terbentuknya prajurit TNI yang semakin professional, efektif, efisien dan modern akhir-akhir ini semakin menguat. Jajaran TNI pun sepenuhnya menyadari hal tersebut, sehingga upaya untuk mewujudkannya juga secara simultan dilakukan. Salah satu wujud dari keseriusan TNI tersebut terlihat ketika Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas, Kolonel Inf Stephanus Tri Mulyono membuka Latihan Posko I Kodim 0707/Wsb Pamungkas Sakti Ke-52 Tahun 2015, di alun-alun Kota Wonosobo,. Menurut Danrem, latihan posko tersebut merupakan media strategis untuk meningkatkan kualitas personel, khususnya dalam kaitannya dengan hubungan prosedural antara Komandan dan Staf.

“Hubungan antara Komandan dan Staf penting untuk terus ditingkatkan kualitasnya melalui mekanisme latihan, terutama dalam menghadapi dinamika operasi yang sedang dihadapi melalui latihan yang diasumsikan seperti kondisi riil di lapangan”, tegas Danrem. Khusus di Kabupaten Wonosobo, yang dinilai memiliki kerawanan bencana alam cukup tinggi, Danrem menilai perlunya pengembangan latihan posko untuk operasi militer selain perang. “Kodim 0707/Wonosobo akan lebih aktif dalam membantu Pemerintah Daerah dalam upaya penanggulangan bencana alam seperti tanah longsor, banjir, maupun jenis bencana lainnya, termasuk dalam hal pengungsian dan pemberian bantuan (Civic Mission)”, lanjut Danrem. Karena itulah, dalam amanatnya selaku pembina upacara, Danrem meminta segenap elemen yang turut terlibat dalam latihan posko selama tiga hari tersebut benar-benar menjalankan peran secara sungguh-sungguh, agar kelak lebih siap ketika terjun langsung ke lokasi bencana. “Koordinasi dalam merencanakan perlindungan kepada masyarakat dari ancaman resiko bencana wajib dilakukan secara intensif dari semua pihak, baik antar unsur TNI sendiri, maupun para pendukungnya seperti Tim SAR, BPBD, Pramuka, dan ORARI”, harap Danrem.

Bagi jajaran Kodim 0707/Wonosobo sendiri, latihan posko I tersebut benar-benar digunakan sebagai media menguatkan soliditas personel. Keseriusan tersebut terlihat dengan dengan dibangunnya tiga tenda tambahan, yang difungsikan sebagai Posko tambahan untuk posko olah yudha, posko administrasi, dan posko sentral. Dandim Letkol Inf Agus Muchlis Latif SIP melalui staf humasnya menjelaskan ketiga tenda tambahan tersebut memiliki fungsi strategis sebagai pusat koordinasi dengan personel di wilayah serta berbagai elemen pendukung. “Kami bahkan menggunakan dua waktu berbeda, yang satu merpakan waktu sebenarnya (WS), sedang satunya lagi adalah waktu asumsi (WA)”,. Secara riil, sebenarnya operasi tanggap darurat dan penanggulangan bencana, namun dalam latihan posko tersebut digunakan waktu asumsi, sehingga dianggap selesai setelah 3 hari.

Latihan Posko, yang merupakan simulasi kejadian sebenarnya tersebut juga dilengkapi dengan berbagai peralatan, terutama alat perhubungan dan alat komunikasi yang memadai. “Kita mengasumsikan terjadi bencana tanah longsor di wilayah Kejajar, sehingga nantinya koordinasi dengan jajaran di wilayah dilakukan di posko pusat di halaman Makodim”,. Dengan telah terlatihnya pola komunikasi dan koordinasi antar personel maupun dengan unsur pendukung lainnya, pohak Kodim berharap kelak ketika benar-benar terjadi bencana tak lagi ada kendala dan kesulitan berarti.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer