BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Masyarakat Berikan Nasi Bungkus Untuk TNI
Masyarakat Berikan Nasi Bungkus Untuk TNI

Masyarakat Berikan Nasi Bungkus Untuk TNI

Usai pelaksanaan upacara parade HUT TNI ke-70 Korem 071/Wk, Senin (5/10) di Alun-alun Purwokerto. Sejumlah warga masyarakat menyerbu pasukan upacara, untuk memberikan nasi bungkus kepada para prajurit TNI, Polri, PNS, organisasi kemasyarakatan serta peserta upacara lainnya.

Dikatakan Danrem 071/Wk Kolonel Inf Dwi Wahyu Winarto, S.I.P., M.M. pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa aksi tersebut menggambarkan bersatunya rakyat dengan TNI. Sebab, pada zaman perjuangan dahulu, hal itu lazim dilakukan dipraktekan rakyat kepada TNI.

“Dahulu semasa perjuangan merebut kemerdekaan, saat TNI bertempur, rakyat  yang menyediakan logistik kepada pasukan TNI. Kebersamaan ini perlu kita pupuk kembali”, terangnya.

“Aksi tersebut merupakan wujud kolaborasi antara rakyat dengan TNI, karena TNI berperan kepada rakyat dan begitu juga sebaliknya rakyat juga berperan kepada TNI, sama halnya dengan yang lainnya seperti pemerintah daerah dan yang lainnya”, tukasnya.

Oleh karena itu, sambungnya. Momentum peringatan HUT TNI Ke-70 ini sebenarnya bukan hanya untuk TNI saja akan tetapi untuk kita semua seluruh rakyat Indonesia.

 

Pada kesempatan yang sama, Danrem 071/Wk menyampaikan bahwa tantangan TNI pada usianya yang ke-70 semakin kompleks, diantaranya perang proxy (proxy war).

 

Dikatakan bahwa pada era globalisasi ini, penduduk dunia akan semakin meningkat sementara luas dunia tetap, maka tentunya dari tahun ke tahun penduduk dunia bertambah. Melihat hal tersebut, maka yang menjadi rebutan dunia adalah energi. Oleh karena itu, kalau bangsa Indonesia tidak menyikapi perkembangan penduduk dunia dan tidak menyikapi gejolak dunia, kita bangsa Indonesia akan menjadi lahan untuk diperebutkan bangsa lain.

Indonesia kaya akan sumber daya alam, masyarakat akan semakin bertambah dan luas dunia tetap sementara energi tidak akan bertambah malah justru berkurang, oleh karena itu kalau kita tidak sikapi hal itu dengan bijak, bangsa Indonesia apabila tidak bersatu bersama menjaga keutuhan NKRI akan menjadi kerawanan buat bangsa Indonesia sendiri. Generasi muda harus tahu nilai-nilai Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, UUD 1945, karena hal ini sebagai landasan dan sebagai pedoman dalam kehidupan bangsa kita.

Bangsa Indonesia kalau tetap selalu gontok-gontokan, akan menjadi celah dan kelemahan kita sendiri. Oleh karena itu, mari kita rekatkan bangsa ini, seluruh komponen dan elemen bersatu padu agar bangsa kita terhindar dari ancaman itu.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Banyumas Ir. Achmad Husein menyampaikan bahwa untuk memakmurkan masyarakat, pemerintah daerah tidak dapat berdiri sendiri. Pemerintah daerah memerlukan perlindungan, dukungan serta pengayoman dari TNI juga Polri.

“Kali ini, kami dapat merasakan kehadiran TNI yang bersatu padu dengan kita semua, rakyat serta pemerintah daerah. Hal ini sebagai perwujudan persatuan dan kesatuan. Saya bangga dan merasa terhormat, baru kali ini kami menjadi Inspektur Upacara dalam HUT TNI Ke-70 yang peserta upacaranya dari TNI, Polri, dan elemen masyarakat lain. Hal ini sebagai bentuk kebersamaan dan melaksanakan tugas”, terangnya.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer