BERITA TERBARU
Home / Uncategorized / Menteri Pertanian Apresiasi Keberhasilan Pembongkaran Gudang Pupuk Oplosan
Menteri Pertanian Apresiasi Keberhasilan Pembongkaran Gudang Pupuk Oplosan

Menteri Pertanian Apresiasi Keberhasilan Pembongkaran Gudang Pupuk Oplosan

Kodim 0716/Demak berhasil membongkar gudang yang diduga menjadi tempat pengoplosan pupuk bersubsidi (8/2). Keberhasilan Kodim 0716/Demak dan Kodim jajaran Kodam IV/Diponegoro dalam membongkar kasus tersebut mendapatkan apresiasi dari Menteri Pertanian Dr. Ir. H. A. Amran Sulaiman, MP.

Hal tersebut merupakan keseriusan dan kerja keras anggota TNI dalam membantu pemerintah untuk mensukseskan program swasembada pangan. Selain itu, Pangdam IV/Diponegoro Mayor Jenderal TNI Bayu Purwiyono juga mengapresiasi Kodim 0716/Demak atas kinerjanya dalam membantu pemerintah. Beberapa waktu lalu Pangdam IV/Diponegoro telah menginstruksikan kepada seluruh Dandim untuk ikut mengawal pengawasan distribusi pupuk bersubsidi. Hal ini dalam rangka mendukung program swasembada pangan yang telah dicanangkan pemerintah.

Kepala Dinas Pertanian Kab. Demak Ir. H. Wibowo MM juga menyatakan apresiasi atas kesigapan jajaran Kodim 0716/Demak dalam mengungkap aksi penyelewengan pupuk bersubsidi. Sehubungan itu Bupati Demak sangat mendukung upaya Kodim 0716/Demak dalam aksi pembongkaran tersebut.

Dalam kasus pupuk oplosan, berawal dari penemuan 1 unit truk bermuatan pupuk ilegal dengan berat 1 ton yang dibawa dari Rembang menuju Demak. Pada kesempatan itu Dandim 0716/Demak Letkol Inf Ari Aryanto didampingi oleh Pasi Intel Lettu Inf Ibnu dan Pasiter Kapten Kav Karmadi langsung menuju lokasi gudang pupuk oplosan milik Kasmadi.

Kemudian untuk proses hukum akan dilanjutkan oleh Polres Demak dan Subdenpom Pati. Untuk barang bukti beberapa unit truck masih diamankan di halaman Makodim 0716/Demak.

Selain di Kodim 0716/Demak, kasus pupuk oploson juga ditemukan di wilayah Tegal. Penggerebekan dilakukan di sebuah gudang yang berada di jalur pantura, di Jalan Raya Dampyak, Kecamatan Kramat. Operasi petugas dilakukan sekitar pukul 02.00 WIB itu mendapati adanya 70 ton pupuk oplosan, 8 ton pupuk yang siap dikirim, dan 100 ton pupuk subsidi yang akan dioplos.

Di lokasi, aparat juga menemukan sebuah truk yang bersiap mengangkut pupuk, mesin pencampur atau molen, 3 mesin jahit karung, dan sejumlah jeriken berisi cairan hidrogen peroksida alias H2O2, yang akan digunakan mengoplos pupuk.

”Kami masih terus mengembangkan penangkapan ini. Untuk proses hukum, sopir, pekerja pabrik pengoplos, pemilik usaha, dan barang bukti akan kami limpahkan ke Kepolisian,” papar Komandan Kodim 0712/Tegal Letkol Inf Jefson Marisano.

Perwira Intelejen Kodim Tegal, Kapten Inf Taryoto mengungkapkan penggerebekan gudang pengoplosan itu dilakukan setelah anggota Kodim menangkap sebuah truk yang tengah mengangkut 8 ton pupuk oplosan yang akan dikirim ke Jawa Barat. Dari penuturan sang sopir, keberadaan gudang pun diketahui.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer