BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Merti Dusun (Saparan) Wujud Syukur dan Gotong Royong
Merti Dusun (Saparan) Wujud Syukur dan Gotong Royong

Merti Dusun (Saparan) Wujud Syukur dan Gotong Royong

(Pakem) – Pada hari minggu wage,tanggal 20-11-2016 di dsn ngepring Desa Purwobingun Kecamatan Pakem wilayah Kab. Sleman, hujan yang mengguyur wilayah sleman dan sekitarnya tak menyulutkan niat masyarakat Dusun Ngepring untuk menyaksikan tradisi tahunan saparan di tahun 2016.

Tokoh masyarakat bpk Kardjio mengatakan merti dusun / saparan ini di adakan tiap bulan november kegiatan ini bertujuan sebagai rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa /Kuasa ,yang telah memberi rasa nyaman,rukun,damai,dan aman kepada masyarakat di daerah ini.

Warga tumplek bleg di sepanjang rute kirab gunungan hasil bumi dan sebelum star di mulai sambutan- sambutan dari sesepuh , tokoh adat, tokoh agama dan sambutan dari bpk muspika hal ini di wakili oleh bpk camat Joni Suharto dan Danramil 02/Pakem Kodim 0732/Sleman Kapten Chb Suwardi serta di ikuti oleh Babinsa Purwobinangun Serka Tukidi dan Bhabinkamtibmas ikut menyukseskan dan peduli mengikuti kegiatan tersebut sampai finish ,sebelum star di lepas oleh bpk Camat , Camat memberikan bibit pohon bambu untuk simbul penanaman lahan di skitar Dusun Ngepring dan rombongan kirab pun jalan di iringi oleh paguyuban kuda lumping.

Warga dan masyarakat pun sangat antusias mengikuti rombongan iring- iringan peserta kirab sampai menggelilingi kampung ngepring sepanjang empat kilometer dengan mengerahkan bregada sambil mengerakan gunungan dikawal sampai finish ,setelah sampai finish di adakan rebutan gunungan agar bisa di nikmati masyarakat khususnya masyarakat ngepring.

Selain itu juga sorenya di adakan pentas kuda lumping , malamnya di adakan pentas seni ketoprak dengan .lakon ” alap- alap senopati mataram “. Rangkaian tradisi saparan gunungan yang telah dikukuhkan menjadi war isan budaya nasional tersebut berlangsung 1 hari 1 malam di barengi dengan gelar potensi warga di Dusun Ngepring.

Danramil 02/Pakem Kapten Chb Suwardi melihat merti dusun ( saparan ) gunungan tersebut mengatakan bahwa ini menjadi suatu tradisi yang harus terus dikembangkan, dilestarikan secara luas tak hanya berorientasi pada tradisi, namun juga pengembangan masyarakat sekitar ke depan akan di kembangkan sehingga saparan gunungan bisa jadi daya tarik baru bagi wisatawan atau mancanegara demikian, tandasnya.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer