BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Pa Bung Kodim 0712/Tegal Menghadiri Acara Dialog Keaswajaan dan Kebangsaan
Pa Bung Kodim 0712/Tegal Menghadiri Acara Dialog Keaswajaan dan Kebangsaan

Pa Bung Kodim 0712/Tegal Menghadiri Acara Dialog Keaswajaan dan Kebangsaan

Tegal – Minggu, 15 Januari 2017 pukul 09.30 s.d 10.45 WIB bertempat di Room Jasmine Lantai IV Riezt Hotel Jl. Gajah Mada Kel. Mintaragen Kec. Tegal Timur Kota Tegal telah dilaksanakan acara pembukaan Dialog Keaswajaan Kebangsaan oleh PC. Gerakan Pemuda ANSOR Kota Tegal, diikuti 100 orang.

Hadir pada acara tersebut Ketua DPRD Kota Tegal : H. Edy Suripno, SH,MH; KH. Zimam Hanifum Nusuk (dari Pekalongan); Pabung Kodim 0712/Tegal : Mayor Inf Akhmad Aziz, mewakili Dandim; Ketua PC. GP Ansor Kota Tegal : Imam Kharomain; Kasi Kesatuaan dan Kebangsaan Kesbangpolinmas Kota Tegal : Maman Hermawan Ahmad mewakili Walikota; Panit Binmas Polsek Tegal Timur : Ipda Khaerun mewakili Kapolsek Tegal Timur; Mewakili Pimpinan PC. NU Kota Tegal : Abdul Jalil; Indra Jaya, S.Ag (Ketua Panitia)

Pada sambutan Laporan Ketua Panitia : Indra Jaya, S.Ag mengucapkan selamat datang kepada tamu undangan dan peserta Dialog Keaswajaan dan Kebangsaan yang di selenggarakan oleh PC. GP Ansor Kota Tegal.

Mudah-mudahan pada saat mengikuti Dialog ini para peserta bisa mengaplikasikan di masyarakat sehingga dapat berguna dan bermanfaat.

Ketua GP. Ansor Kota Tegal : Imam Kharomain mengàtakan, Ada beberapa program pokok GP Ansor Kota Tegal yakni antara lain kaderisasi melalui diklatsar banser Pelatihan Kader Dasar (PKD), Pelatihan Kader Lanjutan (PKL) dan Pelatihan Kader Nasional (PKN)

Selanjutnya revitalisasi ajaran Ahli Sunah Wal Jamaah (aswaja) yang akan dilaksanakan oleh bagian rijalul Ansor maka pada kesempatan pagi ini untuk melaksanakan program tersebut.

Selain itu, kita melihat wilayah RI adanya peristiwa 411, 212 dan sampai sekarang NU sebagai penjaga NKRI dan Aswaja sedang adanya pengoyak-ngoyakan apa lagi muncul Imam besar maka bagaimana sikap NU dan GP Ansor melalui banom. Hari ini akan dibahas dengan munculnya fitnah dan isu lewat media sosial.

Pada sambutan perwakilan PC. NU Kota Tegal : Abdul Jalil, yang intinya Menyambut baik acara kali ini untuk mengingatkan kembali akan adanya ajaran Aswaja terutama kepada para generasi muda.

NKRI harus dipertahankan karena kita terdiri dari berbagai macam suku, bahasa serta pulau. Karenanya Kebhinekaan tersebut harus dimanfaatkan untuk persatuan dan kesatuan bangsa. Kita harus setia terhadap negara dan bangsa kita.

Dialog ini harus dilestarikan dan di budayakan. Kami sangat mengapresiasi kegiatan GP Ansor. Kami dari NU akan mendukung kegiatan yang dilakukan Badan Otonom (Banom) NU.

Hambatan merupakan hal yang harus dihadapi bersama-sama. Kita dibutuhkan masyarakat dan harus berkarya di masyarakat. Akhirnya dengan mengucap Bismilahirrahmanirrahim acara ini kami buka.

Dalam sambutan Pabung Kodim 0712/Tegal : Mayor Inf Akhmad Aziz mewakili Dandim, mengatakan Kembalikan kemurnian tujuan NU. Seperti TNI kembali ke norma dasar. Dengan pemuda Ansor punya komitmen NKRI harga mati jangan sampai melenceng. Dan perlu disegarkan. Karenanya, kami TNI menyampaikan terimakasih.

Menyikapi kondisi saat ini , Indonesia menjadi incaran negara lain. Karena kekayaannya luar biasa sehingga banyak ancaman dari negara lain.

China sudah melanggar zona Indonesia. Dengan berbagai cara ingin menghancurkan Indonesia. Reklamasi yang akan dijadikan pulau yang akan dijadikan perumahan. Punya KTP Indonesia.

Kita jangan sampai di pecah belah oleh bangsa lain. Kejadian kemarin di Slawi Hisbullah melaksanakan kegiatan selama 3 hari. Jamaah tersebut tidak terdaftar. Ajarannya sudah tidak cinta NKRI sehingga GP Ansor menghentikannya.

Dialog semacam ini untuk saling koordinasi sehingga perpecahan dapat dihindari. Apabila kegiatan suatu agama yang lepas dari Pancasila mohon dilaporkan jangan bertindak masing-masing. Yang dapat berimbas pada NKRI dan kerugian sesama.
Mari kita jaga persatuan dan kesatuan bersama sehingga negara kita akan kuat dan kekuatan asing tidak akan dapat menguasai kita.

Acara pembukaan Dialog Keaswajaan dan Kebangsaan selesai diakhiri dengan Do’a dan pemberian cendra mata dilanjutkan dengan Dialog dengan Nara Sumber Ketua DPRD Kota Tegal : H. Edi Suripno, SH, MH dan KH. Zimam Hanifum Nusuk dari Pekalongan

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer