BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Pabungdim 0714 Dalam Dialog Interaktif Forum Kerukunan Umat Beragama
Pabungdim 0714 Dalam Dialog Interaktif Forum Kerukunan Umat Beragama

Pabungdim 0714 Dalam Dialog Interaktif Forum Kerukunan Umat Beragama

KEC. TUNTANG.    Dialog interaktif dengan tema penguatan kerukunan dan toleransi dalam upaya meredam paham radikalisme yang pimpin oleh Ketua FKUB Provinsi Jawa Tengah Prof. DR. Muhajir Tohir (Guru Besar Universitas Diponegoro Kota Semarang) yang dihadiri oleh Bupati Semarang Mundjirin  ES, Sp.Og, Sekda Kab. Semarang, Ka Kemenag Kantor Kab. Semarang Pabung Kodim 0714 Salatiga Mayor Inf Sutrisno, Ka Kesbanglinmas Kasatpol PP, Pengurus FKUB Kab. Semarang, Romo Aloysius Budi Purnomo  dan Tokoh tokoh Kab. Semarang di Gedung PIKK Lopait Jl. Fatmawati Kec. Tuntang Kab. Semarang. Selasa (08/03).

Prof. DR. Muhajir Tohir (Guru Besar Universitas Diponegoro Kota Semarang)  dalam sambutannya mengatakan bahwa pengukuhan pengurus FKUB yang anggotanya adalah perwakilan organisasi keagamaan. Idealnya perwakilannya adalah orang orang yang telah menguasai dalam agama. Agama semakin jelas dan bersamaan dengan itu siapapun semakin jelas juga sebagai mahluk Allah. Doa itu sesuai dengan kepercayaan masing masing yang merupakan konteks komunikasi dengan Tuhan. Banyak umat yang mengaku punya religi tetapi sikap dan tindakannya tidak religious. Dari Sudut inilah membicarakan ulang soal toleransi dan deradikalisasi keagamaan menjadi relevan. Hal ini karena kita berkepentingan agar di dalam keberagaman itu kita bias memperkokoh persatuan, tidak justru mencerai berai.

Agama dan pemeluknya dalam satu sisi bisa dilihat dari bagaimana agama itu dipahami dan dalam sisi yang lain adalah bagaimana para pemeluk itu mengkonstruksi ajaran agamanya dalam tataran hidup bersama. Terdapat 3 syarat untuk memupuk persatuan dan kesatuan pertama kesanggupan untuk tidak mengukur agama dan cara beragama pemaluk agama lain, kedua biarlah melihat realitas bahwa Indonesia beradab multikulturalisme seperti yang dilakukan tokoh tokoh Islam terdahulu dalam rumusan sila pertama Pancasila, karena mereka sadar bahwa sedang beragama. Mari kita lahirkan kesanggupan menjadikan kawan pemeluk agama lain dengan tulus untuk menerima umat lain sebagai saudara.
Pabungdim 0714 Salatiga Mayor Inf Sutrisno berharap agar para pemeluk agama di Indonesia lebih memilih menghindari dari peluang konflik dengan bersilaturahmi dan berkomunikasi. Kalau dari masing masing mereka menjaga kehormatan agama yang dipeluknya itu dengan cara tidak merendahkan agama lain termasuk penganutnya. Sikap toleransi ini merupakan salah satu indikasi kedewasaan beragama dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan. (Pendim 0714/Slg).

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer