BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Panen Perdana Sistem Jajar Legowo 2.1 dan 3.1 Sawah Percontohan
Panen Perdana Sistem Jajar Legowo 2.1 dan 3.1 Sawah Percontohan

Panen Perdana Sistem Jajar Legowo 2.1 dan 3.1 Sawah Percontohan

Pada hari ini Jum’at tanggal 12 Mei 2015 bertempat di Area lahan milik TNI di Kec Ambarawa Kab Semarang telah berlangsung Panen Perdana Padi Sistem Jajar Legowo 2.1 dan 3.1 di sawah percontohan.

Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol Inf Budi Rahmawan hadir mendampingi Komandan Korem 073/Mkt Kolonel Kav Bueng Wardadi, menyampaikan setelah sistem ini berhasil diujicobakan maka akan diterapkan diseluruh wilayah Kodim 0714, yang meliputi Kota Salatiga dan Kab Semarang, dengan melibatkan seluruh Bintara Pembina Desa ( Babinsa ), semua petani pun akan diberi penyuluhan yang sama, agar tehnologi tersebut dapat diaplikasikan di lahan mereka, sistem teknologi tepat guna penanaman bernama jajar legowo ( Jarwo ) 2.1 dan 3.1 tersebut, dapat menjadi contoh dan dikembangkan di daerah lainnya.

Uji coba pertanian sawah bekerjasama dengan Dinas Pertanian tersebut, juga tidak banyak menggunakan pupuk kimia, tetapi difokuskan pupuk kandang ( organik ) dengan system jarwo 2.1 ( setiap jajar 2 batang padi ) mampu meningkatkan produksi pertanian dari 6,25 ton gabah/hektar menjadi 8,09 ton/hektar ( naik 3 ton ), adapun dengan system jarwo 3.1 ( setiap jajar 3 batang padi ) mampu meningkat hasil dari 6,25 ton gabah/hektar menjadi 8,75 ton/hektar ( naik 2,5 ton ), uji coba yang berhasil ini merupakan keberhasilan dan bisa dipraktikan di semua lahan pertanian sawah, kenaikan produksi gabah mencapai 2,5 ton/hektar hingga 3 ton/hektartersebut sangat membanggakan, dalam rangka menunjang program swasembada pangan yang digencarkan pemerintah.

Kepala Dispertan Kab Semarang Urip Tri Prayogo menjelaskan peluang untuk menambah sur plus beras di Kab Semarang bisa tercapai, bila sistem tersebut dipakai petani, Dia barharap, bantuan TNI untuk mewujudkan hal tersebut, saat ini Kab Semarang mampu sur plus beras 20 ribu hingga 25 ribu ton/tahun, dan ditarget harus meningkat, upaya peningkatan itu ditunjang pula dengan tambahan lahan pertanian dari sebelumnya sekitar 38 hektarmenjadi 40 nribu hektar, serta ditunjang perbaikan 151 irigasi.

 

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer