BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Pangdam IV/Diponegoro : Kita Harus Bangga Menjadi Prajurit dan PNS
Pangdam IV/Diponegoro : Kita Harus Bangga Menjadi Prajurit dan PNS

Pangdam IV/Diponegoro : Kita Harus Bangga Menjadi Prajurit dan PNS

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Jaswandi didampingi oleh Aslog Kasdam IV/Diponegoro dan Asintel Kasdam IV/Diponegoro melaksanakan kunjungan kerja di Kodim 0736/Batang dalam rangka memberikan pengarahan kepada anggota dan Ibu-ibu persit yang bertempat di Aula makodim (12/10/2015). Dalam pengarahannya, Pangdam IV/Diponegoro menyampaikan bahwa kita harus bangga menjadi Tentara dan PNS karena dengan segala persyaratan tidak semua orang bisa menjadi TNI mupun PNS.

Mayjen TNI Jaswandi menceritakan pengalamannya saat bertugas  Balikpapan Kalimantan yang merupakan kota terbersih di Indonesia. Dengan budaya hidup sehat maka maka usia hidup di sana lebih panjang, semuanya bekerja dan tidak ada yang menganggur, kalau orang mau bekerja maka tidak ada orang yang miskin sekalipun hanya memungut sampah.

“Pelajaran yang dapat saya ambil adalah saat orang lagi pada tidur nyeyak dan cuaca lagi hujan mereka memungut sampah, sangat mulia sekali usaha mereka hingga Balikpan memperoleh predikat kota terbersih di Indonesia”, jelas Pangdam.

Lebih lanjut dikatakan, sebagai Prajurit dan Pns yang lebih sejahtera dari pada mereka maka kita harus bangga dan bersyukur, “ jangan nakal “, saya ingatkan jangan kecil dengan pangkat dan golongan terkecil sekalipun, namun tugas pokok kita sama dengan pangkat yang tinggi.

Pangdam IV/Diponegoro mengajak kepada Prajurit dan Pns menghayati dan merenungkan, para prajurit yang bertugas di satuan teritorial ini sudah dekat dengan keluarga, maka jalin hubungan dengan seluruh komponen dan manfaatkan potensi yang ada untuk menunjang masa purna tugas anda, saat anda sudah pensiun saya mengharapkan carilah pekerjaan yang anda sukai/wiraswasta, jangan cuma mengharapkan bekerja sebagai satpam.

Karena tinggal dilingkungan masyarakat maka harus aktif dalam kegiatan-kegiatan kemasyarakatan, menjadi ketua RT, RW dan lain-lainnya, maka dimanapun  berada jadilah elemen perekat hubungan dengan masyarakat. Di dalam pekerjaan perkuatlah sinergi dengan Babinkamtibmas dan perangkat desa, apabila tiga pilar ini kuat maka tidak akan ada persoalan desa yang tidak terselesaikan.

Di akhir pengarahannya, Pangdam berpesan kepada seluruh anggota unuk selalu menjaga dan merawat kesehatan karena saat ini kita bertugas tidak ada musuh, musuhnya adalah laut dan jalan sehingga dalam berkendara harus selalu hati-hati dan waspada.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer