BERITA TERBARU
Home / Uncategorized / Panglima TNI : Wanita Pencerah Peradaban Negara
Panglima TNI : Wanita Pencerah Peradaban Negara

Panglima TNI : Wanita Pencerah Peradaban Negara

Wanita adalah pribadi yang Genuine dalam menentukan kualitas masyarakat Indonesia pada masa datang. Wanita harus mampu menjadi pencerah peradaban di suatu negara. Wanita jangan terlalu bergulat dalam menghadapi tantangan internal keluarga semata, lebih jauh lagi bahwa wanita harus mampu memasuki era modern dengan segala kekuatan jati diri, baik sebagai individu maupun sebagai masyarakat yang berbudi pekerti luhur.

Hal tersebut ditegaskan Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko dalam amanat tertulis selaku Pembina Wanita TNI yang dibacakan Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Hadi Prasojo, yang berlangsung di Balai Diponegoro Makodam IV/Diponegoro. Acara tersebut diikuti 900 Wanita TNI wilayah Jateng dan DIY yang meliputi Korps Wanita Angkatan Darat (KOWAD), Korps Wanita Angkatan Laut (KOWAL) dan Wanita Angkatan Udara (WARA) dan dihadiri oleh para pejabat Kodam IV/Diponegoro. Turut hadir perwakilan dari Polisi Wanita (Polwan).

Jenderal TNI Moeldoko menjelaskan bahwa keberhasilan pembangunan bisa ditakar dari postur peran sosial ekonomi warga bangsa, yang tidak lagi dibatasi dengan kontroversi konsepsional tentang feminisme dan maskulinisme.

“Peran wanita ke depan dituntut semakin nyata dalam berbagai bidang kehidupan dengan orientasi produktivitas dan kreativitas sebagai satu kesatuan yang integratif”, harap Panglima TNI.

Selain itu, sebagai unsur dalam relatifitas kehidupan, wanita tidak dapat dilepaskan dari kodratnya untuk berperan dalam memperkuat eksistensi negara. Peran itu bisa terwujud dalam bentuk keterlibatan aktif sebagai TNI, Polri, PNS, pebisnis dan aktivitas lainnya yang produktif. Dalam peran tersebut, maka wanita TNI merupakan bagian dari masa depan TNI dan bagian dari realitas kehidupan bangsa Indonesia.

Disisi lain, dicontohkan beberapa tokoh wanita yang mampu memotivasi serta menjadi inspirasi dalam kehidupan diantanya RA. Katini selalu berkontribusi dan memajukan bangsa dan negara pada berbagai bidang kehidupan, Hillary Rodham Clinton muncul sebagai wanita cerdas yang dapat merajut problematika dalam upaya perdamaian dunia, Angela Markel Perdana Menteri Jerman mampu merangkul kekuatan Eropa dalam menyatukan visi pembangunan dengan konsep kebersamaan.

Yingluck Shinawatra di Thailand sebagai “Kekuatan Sintesa” dari konflik politik yang dipenuhi berbagai tindakan kekerasan dan teror serta Corazon Aquino di Filipina yang berhasil melahirkan reformasi politik dan struktural dalam bingkai demokratisasi.

Diakhir amanatnya Panglima TNI menyampaikan harapannya, peran wanita TNI akan semakin nyata dalam menjaga spirit profesionalitas dan moralitas dalam kehidupan kian sesuai kodratnya namun tetap profesional dan militan, sekaligus menjadi pembimbing generasi penerus masa depan yang berkualitas dalam realitas kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat.

Pada penyelenggaraan acara tersebut juga dimeriahkan tarian Sri Kandi yang  di tampilkan oleh Wanita TNI.

Sebelum dilaksanakan acara syukuran, telah dilaksanakan ziarah rombongan oleh Wanita TNI wilayah Jateng dan Yogya di Taman Makam Pahlawan Giri Tunggal Semarang.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer