BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Pasiter Kodim Kulon Progo Hadiri Panen Raya Bawang Merah
Pasiter Kodim Kulon Progo Hadiri Panen Raya Bawang Merah

Pasiter Kodim Kulon Progo Hadiri Panen Raya Bawang Merah

(Sentolo, 11/10/17).   Panen raya bawang merah di Bulak Srikayangan Sentolo, Kulon Progo diawali dengan acara “wiwid”, pada Hari Selasa (10/10), pukul 14.00 WIB.   Acara “wiwid” ini sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas panen bawang merah musim ini.   Tumpeng dan ingkung disiapkan oleh petani untuk disantap bersama-sama.  Petani bawang merah Srikayangan mendapatkan pendampingan sejak tahun 2016 dari Bank Indonesia perwakilan Yogyakarta.

Hadir pada kesempatan ini Drs. H. Sutedjo (Wabup Kulon Progo), Ibu Wiwik dari Kementerian Pertanian bidang Holtikultura, Bank Indonesia perwakilan Yogyakarta, Dinas Pertanian dan Pangan Propinsi DIY (Ir. Sasongko, Msi.), Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo (Ir. Bambang), DPRD Kulon Progo, Bapeda Kulon Progo, Dandim 0731/Kulon Progo diwakili oleh Kapten Inf Wiyono (Pasiter), DPU Kulon Progo, Muspika Sentolo, Kepala Desa Srikayangan (Aris Puryanto) beserta Perangkatnya, Ketua BPD Srikayangan beserta Anggota, Ketua Kelompok Tani Desa Srikayangan, Tokoh Masyarakat dan para petani bawang merah Srikayangan, Sentolo, Kulon Progo.

Acara diawali dengan tahlil dan doa bersama dipimpin oleh salah seorang tokoh Agama dari Srikayangan.  Dalam sambutannya Kades menyampaikan bahwa tradisi “wiwid” dilaksanakan untuk nguri-uri kebudayaan jawa, dan merupakan wujud syukur kepada Allah SWT atas panen yang diberikan pada musim tanam ini.  Kades juga menyampaikan kendala yang terjadi di lapangan pada saat panen.  Masalah tersebut adalah panen melimpah tetapi harga murah.   Untuk itu, Kades atas nama petani mohon solusi kepada para pejabat yang hadir pada acara ini.

Dari Bank Indonesia perwakilan Yogyakarta mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah bekerja keras dalam menanam dan memelihara tanaman bawang merah sehingga berhasil dengan baik.   Untuk menyikapi harga yang murah agar beliau memberikan solusi agar dilakukan tunda jual, demikian antara lain disampaikan dari BI yang telah melaksanakan pendampingan sejak tahun 2016.   Ditambahkan oleh Ir. Sasongko dari Dinas Pertanian Propinsi DIY, untuk mendapatkan untung yang maksimal agar petani atur pola tanam dengan sebaik-baiknya, efisiensi biaya, penjualan melalui satu pintu dan jangan pembeli yang tentukan harga.

Sebelum pemotongan tumpeng Wabup Kulon Progo (Drs. H. Sutedjo) memberikan apresiasi kepada petani Srikayangan yang siang ini melaksanakan panen.   Menjawab tentang harga beliau mengatakan bahwa harga yang ideal bagi petani adalah harga wajar dalam artian petani untung, konsumen mampu membeli.   Setelah pemotongan tumpeng, Wabup beserta pejabat yang lain turun ke sawah untuk melaksanakan panen bawang putih, sebagai tanda dimulainya panen raya bawang merah di Bulak Srikayangan, Sentolo, Kulon Progo.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer