BERITA TERBARU
Home / Uncategorized / Pejabat Logistik Jajaran Kodam IV/Dipoegoro Ikuti Asistensi Penatausahaan dan Aplikasi SIMAK BMN
Pejabat Logistik Jajaran Kodam IV/Dipoegoro Ikuti Asistensi Penatausahaan dan Aplikasi SIMAK BMN

Pejabat Logistik Jajaran Kodam IV/Dipoegoro Ikuti Asistensi Penatausahaan dan Aplikasi SIMAK BMN

Semakin meningkatnya kompleksitas permasalahan di bidang logistik pada masa mendatang, diperlukan peningkatan kemampuan dan kesadaran akan tanggung jawab serta dedikasi tinggi para pejabat logistik dengan memahami fungsi-fungsi terkait.

Hal tersebut disampaikan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto, S.Sos., M.Si., melalui sambutannya yang dibacakan Aslog Kasdam IV/Diponegoro Kolonel Czi Ir. Agus Supryanto, M.T. pada saat membuka Asistensi Penatausahaan dan Aplikasi SIMAK BMN Kemenkeu RI triwulan III tahun 2018 di Makodam IV/Diponegoro, Rabu (19/9).

Lebih lanjut dijelaskan bahwa kegiatan ini pada hakekatnya merupakan upaya pimpinan dalam rangka meningkatkan profesionalisme para pejabat fungsional terkait. Oleh karena itu para peserta diharapkan dapat terus mempelajari dan mengkaji lebih jauh segala materi yang diperoleh selama mengikuti kegiatan asistensi ini.

“Jangan hanya berhenti sampai disini saja, tetapi harus ditiindaklanjuti secara tepat dan nyata di tempat tugas masing-masing guna untuk evaluasi dan peningkatan kinerja sehingga diperoleh laporan administrasi terkait Penatausahaan BMN yang dapat dipertanggungjawabkan”, pinta Pangdam.

Sementara itu, Aslog Kasad Mayjen TNI Jani Iswanto, M.A. dalam amanatnya yang dibacakan Paban VII Slogad Kolonel Cba Sugeng menerangkan, kegiatan ini pada hakekatnya merupakan upaya pimpinan dalam rangka meningkatkan profesionalisme para pejabat fungsional yang terkait.

Diterangkan pula bahwa laporan keuangan TNI AD merupakan wujud pertanggungjawaban keuangan atas pelaksanaan anggaran serta aset negara yang menjadi tanggungjawab TNI AD, sebagaimana tertuang dalam Permenhan RI No 4 tahun 2016 tentang Ssistem Akuntansi Instansi dan Laporan Keuangan di lingkungan Kemenhan.

“Oleh karenanya TNI AD wajib membuat dan mengirimkan laporan keuangan di tingkat Eselon I kepada Kemenhan RI Untuk mewujudkan laporan keuangan yang g transparan, akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan perlu didukung neraca laporan BMN yang akurat dan valid yang dihasilkan dari aplikasi SIMAK BMN”, ungkap Aslog Kasad.

Pangdam maupun Aslog Kasad meminta kepada para peserta untuk melaksanakan kegiatan asistensi dengan baik, dan jadikan kegiatan ini sebagai wahana untuk membahas masalah BMN yang dihadapi agar memperoleh manfaat yang maksimal. Pelajari kekurangan dan kesalahan yang terjadi pada tahun yang lalu dengan peraturan masalah PKPN, serta pahami kebijikan akuntasi yang terkait dengan penatausahaan dan SIMAK BMN.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer