BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Peletakan Batu Pertama Pencanangan Gerakan Perbaikan Jaringan Irigasi Kab. Sragen
Peletakan Batu Pertama Pencanangan Gerakan Perbaikan Jaringan Irigasi Kab. Sragen

Peletakan Batu Pertama Pencanangan Gerakan Perbaikan Jaringan Irigasi Kab. Sragen

Dalam rangka mendukung Swasembada Pangan,  di Dk/Ds. Kedawung RT. 7, Kec. Kedawung, Kabupaten Sragen dilaksanakan peletakan batu pertama Pencanangan Gerakan Perbaikan Jaringan Irigasi 30. Acara yang diketuai oleh Ir. Eka Rini Mumpuni Titi Lestari (Kadinas Pertanian Kab. Sragen), dihadiriKepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Kementerian Pertanian, Prof. DR. Winyy Dian Wibawa, M.Sc, Wakil bupati Kab. Sragen H. Daryanto, SH, Kasdim 0725/Sragen Mayor Inf. Matang, Sekda Kab. Sragen Drs. Tatak, Muspika Kedawung, seluruh Babinsa Kodim 0725/Sragen, Kelompok Tani dan para petani Ds/Kec. Kedawung.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Winyy Dian Wibawa, M.Sc menyampaikan bahwa sesuai instruksi Menteri Pertanian dalam jangka waktu 3 tahun akan mewujudkan Indonesia Swasembada pangan, maka sasaran utamanya perbaikan saluran irigasi pertanian. Selanjutnya seluruh daerah diIndonesia secara serentak melakukan peletakan batu pertama pada tanggal 20 Januari 2015 dalam gerakan Pencanangan Perbaikan Irigasi.Kementerian Pertanian juga bekerjasama dengan TNI AD khususnya para Babinsa dan dalam waktu dekat akan ada pembekalan tentang pertanian kepada para Babins.

Upaya yang di lakukan untuk meningkatkan produksi swasembada pangan dengan cara peningkatan produksi dan perluasan lahan, akan tetapi permasalahan yang dihadapi petani soal ketersediaan air, makanya perlu dicanangkan perbaikan irigasi pertanian.

Pemerintah Daerah yang menerima dana program kedaulatan pangan harus bisa memenuhi target tambahan produksi beras sebesar 11 juta ton beras. Provinsi Jawa Tengah menetapkan target penambahan produksi sebesar 1,5 juta ton. Untuk Kabupaten Sragen target produksi padi sebesar 609.298 ton gabah kering giling. Kementrian pertanian menandatangani Nota Kesepahaman dengan TNI AD pada tanggal 7 Januari 2015, sekitar 50.000 personil Babinsa di Indonesia digerakkan membantu kelompok tani, kerja sama meliputi penyuluhan pertanian, pendistribusian pupuk, peralatan pertanian dan membantu perbaikan jaringan irigasi.

Gerakan perbaikan irigasi dalam rangka swasembada pangan padi, jagung dan kedelai dimulai tanggal 19 Januari 2015 secara serentak di Indonesia, di Kabupaten Sragen perbaikan jaringan irigasi meliputi 4.000 Ha sawah yang berada di 8 Kecamatan, 30 Desa, dan 30 Kelompok P3A, alokasi anggaran dari Kementrian Pertanian melalui APBN (Tugas Pembantuan) dengan sistem bantuan sosial (Bansos), Total anggaran Sebesar Rp. 4.000.000.000,- (Empat Milyar Rupiah).

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer