BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Pencanangan KB Kes Tingkat Propinsi Jateng di Kodim Wonosobo
Pencanangan KB Kes Tingkat Propinsi Jateng di Kodim Wonosobo

Pencanangan KB Kes Tingkat Propinsi Jateng di Kodim Wonosobo

Pencanangan KB Kes Tingkat Propinsi Jawa Tengah diselenggarkan di Kodim 0707 /Wonosobo, bertempat di Alun-alun Wonosobo, Senin, 15 Juni 2015..  Letkol Inf Agus M Latif, S.IP selaku Komadan Kodim laporkan  kegiatan pencanangan kegiatan KB Kesehatan dengan agenda kegiatan bakti social dan pelayanan KB secara gratis, Bazar dan pasar murah, sosialiasi advokasi dan program KIE ( Komunikasi, Informasi dan Edukasi),  program KKBKP ( Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan keluarga) bagi Babinsa. Pada pecanangan kali ini target akseptor 141 orang dengan pelayanan KB mengunakan Implan dan IUD.  Sedangkan target Kodim Wonosobo 4.253 akseptor.

Dra. Condro Rini, M.Kes, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa TengahTingkat Provinsi Jawa Tengah pada acara Pencanangan Bakti Sosial TNI KB Kesehatan 2015, menyampaikan bahwa Pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali bisa menyebabkan berbagai persoalan, salah satunya adalah kemiskinan. Sementara kemiskinan sendiri bisa menyebabkan berbagai macam masalah, seperti kejahatan, kesehatan dan pendidikan.

Condro Rini juga menyampaikan bahwa pertumbuhan pendudukan yang tak terkendali tersebut akan menimbulkan berbagai persoalan bangsa. Apalagi jika tidak dibarengi dengan kualitas yang baik dari penduduk yang sangat besar. Apa gunanya penduduk yang besar tetapi berkualitas rendah. Oleh karena itu program KB sangat diperlukan untuk menekan angka kelahiran dan pertumbuhan penduduk yang tak terkendali.

Sementara itu Kepala Rumah Sakit Dokter Sujono, Kolonel CKM Dwijo Pratiknyo, yang mewakili Pangdam IV Diponegoro, menyampaikan sebagaimana diamanatkan dalam Undang Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, menyangkut tugas pokok TNI dalam melaksanakan Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya dalam membantu tugas tugas Pemerintah di daerah. Agar tugas pokok itu dapat dilaksanakan, maka TNI dalam melaksanakan program baksos TNI KB Kes perlu menjalin kerjasama dengan instansi terkait, dalam hal ini BKKBN. Selama ini menunjukkkan bahwa Baksos TNI di berbagai bidang kegitan telah mampu membantu Pemerintah Daerah dalam upaya pembangunan, khususnya bidang-bidang yang langsung menyentuh kepentingan atau kebutuhan masyarakat, Bangsa dan Negara.

Baksos TNI KB Kes ini perlu dilakukan dalam rangka menajamkan arah, tujuan serta sasaran yang ingin dicapai pada pelaksanaan program tahun 2015. Yang saat ini sasaran belum tercapai dengan maksimal. Hal ini dapat dilihat dari presentase Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP) masih 0,37%. Oleh karena itu melalui sosialisasi ini diharapkan muncul pemikiran-pemikiran yang kreatif, inovatif dan konstruktif yang dapat mendorong bagi keberhasilan pelaksanaan Baksos TNI KB Kes tahun 2015.

Pada kesempatan itu Bupati Wonosobo, Drs. Kholiq Arif, M.Si, juga menyampaikan bahwa kegiatan KB Kesehatan TNI terpadu ini, merupakan salah satu upaya bersama antara jajaran TNI dengan Pemerintah beserta segenap elemen masyarakat, dalam rangka menyukseskan program KB, demi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, disamping sebagai langkah strategis dalam rangka pengendalian angka kelahiran serta peningkatan derajad kesehatan masyarakat khususnya di wilayah Kodam IV Diponegoro ini.Persoalan kependudukan merupakan persoalan yang sangat serius dan bersifat kompleks sehingga perlu mendapatkan penanganan secara komprehensif serta holistic integrated.Pada tahun 2014, jumlah pasangan usia subur di Kabupaten Wonosobo sebanyak 165.988 pasang dan yang terlindungi oleh alat dan obat kontrasepsi atau menjadi peserta KB aktif sebanyak 133.236 atau 80,27 %.Sedangkan pada tahun 2015 sampai dengan bulan Mei 2015, jumlah Pasangan Usia Subur (PUS) meningkat sebanyak 166.361 pasang dan yang terlindungi oleh alat dan obat kontrasepsi atau menjadi peserta KB aktif sebanyak 135.471 akseptor atau 81,43 % dengan peserta KB MKJP sebesar 40,72 % dan peserta KB pria sebesar 2,38 %. Pada tahun 2015 PPM atau target peserta KB baru sebanyak 24.774 akseptor dan pencapaian sampai dengan saat ini sudah tercapai 10.599 akseptor atau 42,78% dari permintaan masyarakat, sehingga kekurangan peserta KB baru yang harus diselesaikan sampai dengan akhir tahun sebanyak 14.175 akseptor.Oleh karena itu, untuk mencapai peserta KB baru menjadi 100% atau lebih maka perlu kerja sama dengan lintas sektor diantaranya dengan jajaran TNI, Polri, Tim Penggerak PKK, jajaran medis, Muslimat/Fatayat, Aisiyah, juga institusi lainnya melalui kegiatan bhakti sosial dan pelayanan reguler yang telah dan akan kita laksanakan.

Selain Pencanangan Bakti Sosial TNI KB Kesehatan Tahun 2015, juga dilaksanakan Bakti Sosial dan pelayanan KB Kesehatan, Sosialisasi advokasi dan KIE program KKBPK bagi Babinsa, serta bazar dan pasar murah.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer