BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap I
Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap I

Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap I

Upacara Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2015 dilaksanakan pada Rabu, tanggal 27 Mei 2015 di Lapangan Desa Sendangagung Kecamatan Minggir dan dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Sleman, masyarakat, pelajar, serta SKPD terkait.

Dalam laporan Pasiter Dim 0732/Sleman bahwa hasil kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2015, di Desa Sendangagung, Kecamatan Minggir, Kabupaten Sleman adalah sasaran fisik yang terdiri dari pengerasan jalan sepanjang 1800 meter,pembuatan talud, pembuatan gorong-gorong, rehab pos kamling, finishing masjid, lantainisasi rumah warga kurang mampu.

Sasaran non fisik, memberikan bimbingan, penerangan dan penyuluhan kepada masyarakat dalam bidang pembinaan mental dan agama; penyuluhan tentang radikalisme, terorisme dan kamtibmas; penyuluhan narkoba, kenakalan remaja dan penyakit masyarakat; penyuluhan tentang bela Negara (PKBN) dan wawasan kebangsaan; perilaku hidup sehat; penyuluhan dan baksos KB; serta penyuluhan pertanian.

TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2015 dilaksanakan mulai tanggal 07 Mei 2015 sampai dengan tanggal 27 Mei 2015 dengan personil yang dilibatkan meliputi Kodim 0732/Slm 30 orang, Polres Sleman, Linmas masing2 10 orang, Jumlah ini masih dibantu oleh masyarakat, aparat pemerintah sejumlah 15 orang setiap hari.

Panglima Kodam IV Diponegoro, Mayor Jenderal TNI Bayu Purwiyono dalam amanat nya yang dibacakan oleh Asek I Bidang Pemerintahan Kab. Sleman, Sunaryo,SH, CN menjelaskan bahwa hasil pembangunan atau pengembangan sarana dan prasarana fisik yang telah dibangun, dapat dimanfaatkan secara maksimal serta dipelihara dengan baik oleh Pemda beserta segenap warga masyarakat, serta untuk hasil kegiatan non fisik yang berupa pembekalan pengetahuan praktis maupun masalah sosial kemasyarakatan, kejuangan, belanegara dan kesadaran hukum, benar-benar dapat dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu mendorong inovasi dan kreatifitas masyarakat serta tumbuhnya rasa cinta tanah air.

Kegiatan TMMD yang dilaksanakan dua kali dalam setahun ini merupakan kegiatan yang bersifat lintas sektoral dan terpadu dengan melibatkan seluruh komponen bangsa dengan mengedepankan kesejahteraan masyarakat. Acara kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung kesasaran dan penanaman pohon.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer