BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Peringatan HUT TNI Dengan Gelar Donor Darah
Peringatan HUT TNI Dengan Gelar Donor Darah

Peringatan HUT TNI Dengan Gelar Donor Darah

Pada tanggal 5 Oktober 2017 TNI sudah berusia 72 tahun,  dengan usia tersebut TNI semakin kuat dan dapat diandalkan berbagai prestasi di ajang intenasional pun dapat diperolehnya.  Ini membuat keberadaan TNI semakin diperhitungkan keberadaanya dikancah internasional demikian amanat Panglima TNI yang dibacakan oleh Kasdim 0707/Wonosobo pada Upacara Peringatan HUT TNI ke 72 di Lapangan Desa Pagerejo Kertek dimana TMMD Reguler ke 100 dilaksanakan disana. Pada peringatan HUT TNI ke 72 dilaksanakan secara sederhana hanya ditambah dengan beberapa agenda kegiatan seperti donor darah, pelatihan linmas, penyuluhan bela negara kepada masyarakat desa Pagerejo.

Hal ini dilakukan sesuai dengan tema yang diusung yaitu Bersama Rakyat TNI Kuat.   Maka kegiatan yang dilaksanakan pun bersinggungan dengan kepentingan rakyat. Apalagi di desa Pagerejo ketempatan pelaksanaan TMMD Reguler selama 30 hari yang insya allah akan berakhir pada tanggal 26 Oktober.  Disana berbagai macam program untuk kesejahteraan rakyat dilakukan seperti membuat jalan, pembangunan rumah tidak layak huni, jambanisasi, gorong – gorong, rehap tempat ibadah, pembuatan poskamling, jambanisasi dan berbagai macam penyuluhan.

Dalam  rangka mewujudkan sesuai dengan tema diatas maka Panglima TNI memberikan perintah kepada para prajurit agar; Pertama, tingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral dan etika dalam pelaksanaan tugas, kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Kedua, tugas prajurit TNI sangat berkaitan langsung dengan tegak atau runtuhnya negara, bersatu atau bercerainya bangsa. Oleh karena itu, tempatkan tugas di atas segala-galanya karena tugas adalah kehormatan, harga diri dan kebanggaan.

 Ketiga, junjung tinggi nilai dan semangat kebangsaan demi tetap  kokohnya persatuan dan kesatuan bangsa, serta tetap tegaknya  kedaulatan Negara Kesatuan Republik  Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar  Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Keempat, pegang teguh disiplin keprajuritan dengan berpedoman Sapta Marga, Sumpah Prajurit, Delapan Wajib TNI, taati hukum dan hormati hak asasi manusia.

Kelima, bina soliditas satuan, tegakkan rantai komando dan mantapkan kesatuan komando disetiap strata kepemimpinan satuan TNI, sehingga terwujud loyalitas tegak lurus yang jelas dan tegas.

 Keenam, selalu hadir di tengah- tengah masyarakat dengan aktif berperan menyelesaikan masalah dan memberikan kontribusi positif demi  kemajuan satuan dan lingkungan dimanapun berada. Lanjutkan hal-hal positif yang telah terbina selama ini, selalu berinovasi dan berkreasi terhadap  perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga  mampu mengantisipasi segala bentuk ancaman proxy war dan cyber war yang menjadi ancaman nyata bangsa saat ini

Ketujuh laksanakan semua tugas dengan niat berbuat terbaik, berani, tulus dan ikhlas hanya untuk negara kesatuan Republik Indonesia.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer