BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Pertunjukan Tari Kolosal “Perjuangan Joko Songo’ Di Kecamatan Matesih-Karanganyar
Pertunjukan Tari Kolosal “Perjuangan Joko Songo’ Di Kecamatan Matesih-Karanganyar

Pertunjukan Tari Kolosal “Perjuangan Joko Songo’ Di Kecamatan Matesih-Karanganyar

Kami 9 pemuda mati muda. Kami yang menolak penjajahan bangsa atas nama bangsa dan Kami gugur di tengah perang kemerdekaan bangsa. Kami rela mati muda Demi kekalnya merah putih Bendera Pusaka Biarlah Kami Mati Asalkan Meninggalkan Arti. Ayo pemuda Pelajar Generasi Muda Teruskan Garis-Garis Pengorbanan Kebaktian Kami Demi Keagungan Hari Depan Tanah Kelahiran Kita Ini Untuk Kemakmuran, Keadilan dan Kokohnya Persatuan Rakyat. Indonesia Semesta Yang Dibakar Semangat Juang Yang Dijadikan Api NIlai Pancasila Yang Dilandasi UUD 1945 Dan Yang Diridhoi Tuhan Yang Maha Esa.

* Satyaku KUdharmakan, Dharmaku Kubaktikan.

* Ikhlas Bakti Bina Bangsa Berbudi Bawa Laksana.

Itulah isi tugu Djoko Songo yang terletak di Kecamatan Matesih. perjuangan 9 tentara pelajar dalam membela tanah air. Peristiwa yang terjadi di tahun 1948, saat kejadian tersebut 15 pelajar hendak pulang ke kamp perjuangan Indonesia. Rombongan tersebut sempat bertemu dengan pasukan Belanda. terjadilah baku tembak yang berlangsung 30 menit akhirnya pasukan tentara pelajar berhasil memukul mundur pasukan Belanda. Namun saat itu Belanda memanggil bantuan, sedangkan Para pelajar masih bertahan dilokasi karena keadaan saat itu masih rusuh. setelah keadaan sedikit tertanggulangi pasukan tentara pelajar melanjutkan perjalananmelewati Karangpandan. Saat itu terjadi pengepungan oleh Belanda dengan jumlah pasukan 5 Brigade(300 personil), Tentara pelajar Indonesia tetap berjuang. 7 orang tentara pelajar berhasil lolos sisanya 9 orang bertahan di kali Swaluh sebagai benteng brigade namun mereka tewas terkena tembakan bertubi-tubi dari Belanda. mereka itulah yang dikenal dengan Djoko Songo.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer