BERITA TERBARU
Home / Uncategorized / Pimpinan Umat Kristiani Wilayah Jateng Dan DIY Silaturahmi Ke Kodam IV/Diponegoro
Pimpinan Umat Kristiani Wilayah Jateng Dan DIY Silaturahmi Ke Kodam IV/Diponegoro

Pimpinan Umat Kristiani Wilayah Jateng Dan DIY Silaturahmi Ke Kodam IV/Diponegoro

Kasdam IV/Diponegoro Brigjen Ibnu Darmawan menerima silaturahmi Umat Kristiani wilayah Jateng dan DIY yang dipimpin Pendeta Gultom (Pembina Masyarakat Kristen Protestan Jawa Tengah) bertempat di ruang kerja Kasdam IV/Diponegoro (Kamis, 21/8). Pada kesempatan tersebut Kasdam IV/Diponegoro didampingi Aster Kasdam IV/Diponegoro, Kabintal IV/Diponegoro, Waasintel Kasdam IV/Diponegoro, Pabandya Komsos Sterdam IV/Diponegoro dan Kasi Lisstra Pendam IV/Diponegoro (mewakili Kapendam IV/Diponegoro).

Turut hadir dalam rombongan tersebut Pendeta Eko (Ketua PGI Jateng), Pendeta Bambang (Badan Musyawarah Gereja), Pendeta Cornelis (Ketua Daerah Gereja Baptis wilayah Semarang dan Pantura) dan Romo Alusios (Ketua I Persatuan Gereja Ortodox Indonesia).

Dalam silaturahmi tersebut Pendeta Gultom menyampaikan maksud kunjungannya bahwa saat ini banyak umat Kristiani yang menggunakan rumah rumah pribadinya untuk kepentingan ibadah. Hal ini disebabkan masih terbatasnya lokasi yang dgunakan untuk membangun gereja.

Selain itu, diungkapkan pula bahwa pembangunan gereja terkendala birokrasi pengurusan pembangunan rumah ibadah (gereja).

Menyinggung masalah munculnya gerakan ISIS di Jateng, Pendeta Gultom mengungkapkan keprihatinnya.

Sementara itu, Kasdam IV/Diponegoro dalam penjelasannya menyampaikan akan membantu dalam mensosialisasikan toleransi beragama di satuan jajaran Kodam IV/Diponegoro dan masyarakat. Satkowil akan memberikan pembinaan kepada masyarakat terkait dengan kerukunan umat beragama.

Diharapkan pihak gereja dapat berkoordinasi dengan satuan Kowil terdekat tentang permasalahan yang dihadapi.  Brigjen TNI Ibnu Darmawan mengajak kepada seluruh umat beragama bekerjasama dengan anggota TNI untuk mencegah tindakan anarkis dintaranya terjadinya perusakan tempat ibadah (gereja) yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Selain itu, mencegah eksistensi gerakan ISIS di wilayah Jateng dan DIY.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer