BERITA TERBARU
Home / Berita Utama / Prajurit Diponegoro gelar latihan perang Padukan Unsur Satpur, Banpur dan Banmin dalam Satu Komando Operasi
Prajurit Diponegoro gelar latihan perang Padukan Unsur Satpur, Banpur dan Banmin dalam Satu Komando Operasi

Prajurit Diponegoro gelar latihan perang Padukan Unsur Satpur, Banpur dan Banmin dalam Satu Komando Operasi

Temanggung-Pangdam IV/Diponegoro Mayor Jenderal TNI Bakti Agus Fadjari, S.I.P., M.Si. yang diwakili Danrindam IV/Diponegoro Kolonel Inf Tarsono, S.I.P,.M.M. membuka Latihan Antar Kecabangan Batalyon Tim Pertempuran Yonif 410/Alugoro TA. 2020 di Lapangan Gandulan Temanggung, Rabu (18/11).

Pangdam IV/Diponegoro dalam amanatnya menyampaikan bahwa profesionalisme prajurit dan kesiapan operasi harus di latihkan secara bertahap, bertingkat dan berlanjut, mulai latihan tingkat perorangan, latihan tingkat satuan sampai dengan latihan puncak antar kecabangan.

Kegiatan latihan yang digelar mulai tanggal 18 sampai dengan 24 November 2020 ini bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan para Komandan dan Staf, unsur Pelayanan Markas dan unsur perkuatan dalam mengintegrasikan teknik, prosedur dan tata cara kerja yang berlaku serta menguji efektifitas fasilitas di suatu Markas Komando Satuan melalui metode geladi lapangan.

Disamping untuk meningkatkan kemampuan dalam merencanakan dan melaksanakan operasi, latihan ini juga dimaskudkan agar para prajurit mampu mengorganisir dan memadukan kekuatan unsur Satpur, Banpur dan Satbanmin dalam suatu satuan tugas operasi.

“Tak kalah pentingnya adalah agar mampu menerapkan dan memadukan aspek tempur, intelijen, teritorial dan Bantuan administrasi dengan melaksanakan kerja sama Antar kecabangan guna mendukung keberhasilan pelaksanaan operasi” ungkapnya.

Sebanyak 470 penyelenggara dan 884 pelaku yang terlibat ditekankan agar semaksimal mungkin mengerahkan segala daya dan kemampuan yang telah dilatihkan untuk melaksanakan prosedur dan tahapan latihan dengan baik dan benar, memanfaatkan latihan ini sebagai sarana untuk meningkatkan kemampuan perorangan maupun satuan. Disamping itu para penyelenggara latihan agar semaksimal mungkin menghidupkan dan menciptakan realisme latihan sesuai dengan kondisi nyata daerah operasi.

“Yakinkan semua rencana dapat berjalan dengan baik dan tepat waktu serta mencapai sasaran yang dtentukan, sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi peningkatan profesionalisme prajurit.”

“Lebih baik mandi keringat di medan latihan dari pada mandi darah di medan pertempuran” tegasnya.

Terkait dengan kondisi pandemi Covid-19 para prajurit juga ditekankan untuk tetap berperilaku disiplin, membiasakan diri baik pribadi maupun secara kolektif untuk tetap mematuhi protokol kesehatan karena ini adalah kunci memutus dan mencegah penyebaran Covid-19.

“Harus diingat, bahwa saat ini kita masih menghadapi Pandemi Covid-19, untuk itu, laksanakan protokol kesehatan dimanapun berada untuk mencegah penyebaran Covid-19.” pungkasnya.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer