BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Program Pembinaan Antisipasi Balatkom dan Faham Radikal di Halaman Makodim 0727/Karanganyar
Program Pembinaan Antisipasi Balatkom dan Faham Radikal  di Halaman Makodim 0727/Karanganyar

Program Pembinaan Antisipasi Balatkom dan Faham Radikal di Halaman Makodim 0727/Karanganyar

Mencermati berkembangnya bahaya laten Komunis yang selalu berusaha merusak ketatanegaraan di Indonesia dan Faham Radikal yang berupaya memaksakan penggunaan kaidah dan nilai-nilai agama tertentu yang mengganggu solidaritas kerukunan antar umat beragama, persatuan dan kesatuan bangsa maka seluruh komponen bangsa terutama unsure Satkowil seperti kita perlu senantiasa  waspada guna menangkal berbagai upaya bangkitnya kembali ajaran Komunis maupun berkembangnya Faham Radikal. Pahami makna yang terkandung dalam Pancasila sila pertama, UUD’45 pasal 29 ayat 1 dan 2 serta TAP MPRS XXV tahun 1966Ujar Kasdim Mayor Kav Bangun Pranoto saat menjadi narasumber dalam pembinaan antisipasi Balatkom dan Faham Radikal di Halaman Makodim 0727/Karanganyar. Kegiatan ini diikuti seluruh Prajurit dan PNS jajaran Kodim 0727/Karanganyar.(19/11/15)

Kelahiran Komunisme di Indonesia tak bisa dilepaskan dari hadirnya orang-orang buangan politik dari Belanda dan mahasiswa-mahasiswa lulusannya yang berpandangan kiri. Beberapa di antaranya Sneevliet, Bregsma, dan Tan Malaka yang masuk setelah Sarekat Islam (SI) Semarang sudah terbentuk.Gerakan Komunis di Indonesia diawali di Surabaya, yakni di dalam diskusi intern para pekerja buruh kereta api Surabaya yang dikenal dengan nama VSTP. Awalnya VSTP hanya berisikan anggota orang Eropa dan Indo Eropa saja, namun setelah berkembangnya waktu, kaum pribumi juga banyak yang bergabung. Salah satu anggota yang menjadi besar adalah Semaoen kemudian menjadi ketua SI Semarang.

Lebih lanjut Kasdim 0727/Karanganyar mengatakan bahwa saat ini banyak yang mengira faham komunisme telah mati dengan bubarnya Uni soviet bila di Indonesia dengan matinya pelopor PKI namun komunisme akan terus ada dengan pengaruh model pengaruh yang berbeda dengan begitu sudah selayaknya kita lebih cermat dan mampu pahami kejanggalan yang ada di setiap wilayah jangan biarkan komunisme menjalar sedikitpun.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer