BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Partisipasi Yonif 407/PK Dalam Perbaikan Jembatan Comal
Partisipasi Yonif 407/PK Dalam Perbaikan Jembatan Comal

Partisipasi Yonif 407/PK Dalam Perbaikan Jembatan Comal

Amblasnya Jembatan Comal mengakibatkan lumpuhnya jalur utama mudik lebaran ke arah Jawa Tengah. Kemacetan total terjadi di ruas jalur utama Pantai Utara Jawa pasca amblas dan ditutupnya Jembatan Comal, Pemalang, Jawa Tengah. Ratusan, bahkan ribuan truk besar hingga kini masih tampak berderet di sepanjang jalur Pantura Pemalang hingga Pekalongan. Kendaraan besar bermuatan barang enggan memutar balik atau mengalihkan arusnya ke jalur-jalur alternatif. Ribuan kendaraan besar lebih memilih bertahan hingga Jembatan Comal selesai diperbaiki. Hingga kini Jembatan Comal masih dalam proses perbaikan.

Untuk mengatasi kemacetan tersebut akhirnya jalur dialihkan ke jalan alternatif. Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Jawa Tengah Urip Sihabudin mengatakan jalan alternatif itu hanya diperuntukkan untuk kendaraan roda dua, roda empat, dan truk kecil dikarenakan jalannya kecil. Adapun kendaraan besar atau angkutan barang serta angkutan umum seperti bus besar dialihkan ke jalur selatan.

Dirjen Bina Marga Kementerian PU Djoko Mursito mengungkapkan, hingga saat ini petugas di lapangan masih melakukan perbaikan jembatan. Oleh Kementerian Pekerjaan Umum telah dipasang gelombang baja di bawah Jembatan Comal yang amblas. Disamping itu proses pengerjaan jembatan juga dibantu oleh pihak TNI-AD, diantaranya dari Kodim 0711/Pemalang, Zipur 4 Slawi dan Yonif 407/PK.

Mulai hari Senin tanggal 21 Juli 2014 kemarin anggota Yonif 407/PK sebanyak satu peleton (30 anggota) dan Danyonif  Yonif 407/PK Mayor Inf Andri Amijaya Kusumah, S.Sos sudah mulai aktif membantu proses perbaikan jembatan Comal yang amblas. Anggota Yonif 407/PK akan ikut berpartisipasi membantu dalam pembangunan jembatan Comal yang amblas hingga selesai.

Perbaikan jembatan Comal tersebut ditargetkan kamis 24 juli 2014 sudah bisa dioperasikan/dilewati. Namun kendaraan yang melintas di jalur tersebut juga akan dibatasi. Kendaraan berat seperti truk pengangkut bahan pangan atau BBM tidak diperbolehkan melintas di jembatan itu, namun harus memutar ke jalur selatan. Sementara jembatan Comal akan khusus digunakan bagi kendaraan roda dua dan mobil pribadi.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer