BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Satgas Yonif 400/Raider Latih Pencak Silat Masyarakat Arso Tami
Satgas Yonif 400/Raider Latih  Pencak Silat   Masyarakat Arso Tami

Satgas Yonif 400/Raider Latih Pencak Silat Masyarakat Arso Tami

Arso tami – Pos Arso tami adalah salah satu pos satgas pamtas RI-PNG yang terletak di Arso tami dan masih masuk di dalam Kabupaten Keerom. Personel di pos sejumlah 31 orang dibawah pimpinan langsung Wadan satgas Yonif 400 Raider Mayor Inf Ari Susetyo.

Lettu Ctp Agus Saleh atau yang biasa dipanggil kakak agus oleh para masyarakat Arso tami, Perwira topografi dari satgas Yonif 400 Raider yang memiliki prestasi di bidang bela diri. Telah banyak mencetak atlet – atlet muda yang memenangkan kejuaraan mulai kejuaraan IPSI antar pelajar sekota Semarang, mulai dari tingkat SD,SMP,SMA.

Berbekal ilmu dan pengalaman di dunia pencak silat, timbul gagasan serta masukan dari rekan-rekan pos Arso tami dipimpin Wadan satgas untuk merencanakan kegiatan pelatihan pencak silat untuk masyarakat Arso tami khususnya anak-anak. Hal ini timbul dikarenakan situasi kondisi keamanan di wilayah Arso tami belum begitu aman ,dan diharapkan masyarakat khususnya anak – anak bisa membela diri mereka apabila terjadi sesuatu yang mengancam jiwa mereka.

Wadan Satgas Mayor Inf Ari Susetyo mengharapkan dengan adanya pelatihan ini masyarakat terutama anak-anak yang akan menjadi generasi penerus bangsa, bisa menimbulkan suatu kecintaan terhadap budaya bangsa dan kami harap bisa meningkatkan rasa cinta tanah air serta nasionalisme masyarakat arso tami terutama para generasi penerus bangsa Indonesia.

Pelaksanaan kegiatan pelatihan ini dilaksanakan setiap hari Selasa, Kamis,dan Sabtu pada pukul 15.30 – 17.00 WIT. Sedangkan siswa SD, SMA dan dewasa dilaksanakan pada pukul 19.30 s/d selesai setiap hari Senin dan Rabu. Sampai saat ini sudah 30 orang  yang sudah rutin mengikuti pelatihan ini. Selain itu kegiatan latihan ini tidak dipunggut biaya apapun,memang sudah selayaknya keberadaan TNI di tengah masyarakat harus bisa memberikan sesuatu yang bermanfaat kepada lingkungan masyarakat sekitarnya.

Tanggapan masyarakat mengenai adanya kegiatan ini sangat antusias dengan  pelatihan bela diri atas putra – putrinya. Dengan ikutnya anak- anak mereka, para orang tua banyak yang menyampaikan ada perubahan dari segi kedisiplinan,sikap dan perilaku, sehingga anak – anak mendapatkan perubahan yang positif dalam dirinya. Memang adanya kegiatan pelatihan ini bukan hanya untuk sekedar memberikan ilmu bela diri tetapi juga menanamkan sikap kedisiplinan dan ketenangan jiwa dalam menghadapi suatu masalah terutama pada saat keadaaan genting/terdesak.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer