BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Simulasi Penanganan Bencana Erusi Gunung Slamet
Simulasi Penanganan Bencana Erusi Gunung Slamet

Simulasi Penanganan Bencana Erusi Gunung Slamet

Ratusan warga mengikuti simulasi penanganan bencana, Rabu (11/11). Simulasi yang diadakan di lapangan Rempoah Kecamatan Rempoah, untuk menyiapkan masyarakat dan personil tanggap darurat bencana. Termasuk persiapan sarana dan prasarana.

Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Erwin Ekagita Yuana, S.I.P mengatakan, simulasi dilakukan untuk persiapan penanganan bencana erupsi gunung slamet sekaligus tindak lanjut sosialisasi yang sudah gencar dilakukan kepada warga di sekitar lereng Gunung Slamet.

“Kegiatan ini digelar untuk melatih kesiapsiagaan warga maupun petugas pelaksana di lapangan. Khususnya agar masing-masing tahu dan mengerti apa yang harus dilakukan saat bencana erupsi terjadi,” kata Dandim.

Simulasi dilakukan mulai dari proses pemberian tanda bahaya, pengungsian warga, hingga penanganan pengungsi di posko yang sudah ditetapkan. Tidak hanya itu, sarana dan prasarana untuk kebutuhan pengungsi juga harus disiapkan.

Lebih lanjut Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Erwin Ekagita Yuana, S.I.P mengatakan bahwa simulasi ini melibatkan sekitar 800 personel dari berbagai instansi dan 700 warga dari empat desa terdampak erupsi Gunung Slamet, yakni Ketenger, Karangmangu, Kemutug Lor, dan Karangsalam, Kecamatan Baturraden. Kegiatan simulasi tersebut digelar untuk melatih kesiapsiagaan masyarakat jika sewaktu-waktu terjadi bencana erupsi Gunung Slamet.

“Jadi, masyarakat akan tahu apa yang harus dilakukan dan dimana mereka akan berkumpul, mereka tidak perlu pulang dulu ke rumah masing-masing ketika mendengar tanda bahaya,” jelas Dandim.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer