BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Sosialisasi Penanganan Masalah Kesejahteraan Sosial Oleh Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Tegal di Makodim 0712/Tegal

Sosialisasi Penanganan Masalah Kesejahteraan Sosial Oleh Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Tegal di Makodim 0712/Tegal

Tegal, Senin (16/11) Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Tegal memberikan materi Sosialisasi tentang Permasalahan Kesejahteraan Sosial dan Penangannya kepada seluruh anggota Babinsa jajaran Kodim 0712/Tegal dalam rangka giat Binsiap Apwil dan Puanter Tahap IV Tahun 2015 bertempat di aula Makodim 0712/Tegal.

Dengan meningkatnya jumlah penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) merupakan fakta yang tak terbantahkan, seiring dengan menguatnya peran Kota Tegal sebagai pusat pertumbuhan sosial dan ekonomi regional.

Secara garis besar PMKS dapat dikelompokkan menjadi balita terlantar, anak terlantar, anak nakal, anak jalanan, wanita rawan sosial ekonomi (jiwa), korban tindak kekerasan, lanjut usia terlantar, penyandang cacat, tuna susila, pengemis, gelandangan, keluarga fakir miskin, keluarga berumah tak layak huni, keluarga bermasalah psikologis, komunikasi adat terpencil, korban bencana alam, korban bencana sosial ( pengungsi ), pekerja migran bermasalah sosial dan keluarga rentan.

Sehubungan dengan hal tersebut, Pemerintah Kota Tegal melalui Dinas Sosial selalu melaksanakan sosialisasi tentang penyelenggaraan dan penanganan penyandang masalah kesejahteraan sosial kepada seluruh anggota Babinsa jajaran Kodim 0712/Tegal dalam giat Binsiap Apwil dan Puanter.

Kepala Dinas Sosial Kota Tegal di wakili Kasi Rehabilitasi Sosial Bustomi mengatakan, segenap aparatur kecamatan, kelurahan, serta perwakilan para sukarelawan agar menyosialisasikan hal itu, sehingga masyarakat dapat memahami dan dapat mengambil tindakan yang tepat untuk menanganinya.

Bustomi juga menyampaikan, tujuan diadakannya sosialisasi agar dapat menyampaikan informasi, sehingga seluruh anggota Babinsa Kodim 0712/Tegal dapat memahaminya dan menyampaikannya kepada masyarakat. Dengan demikian, masyarakat dapat mengambil tindakan apabila terjadi masalah PMKS di wilayahnya.

“Salah satu upaya menangani permasalahan PMKS harus adalah cara komprehensif dan dengan adanya perda, maka penanganannya dilakukan dengan 6 cara, yaitu, preventif, kuratif, rehabilitatif, perlindungan, penunjang, dan pengembangan. Kota Tegal sedang berupaya untuk membangun Pusat Kesejahteraan Sosial yang akan menampung warga yang memiliki masalah PMKS.

“Pemerintah Kota Tegal sedang mengupayakan untuk membangun kesejahteraan sosial dan dilengkapi dengan sarana PMKS, fasilitas workshop serta pelatihan berbagai penyandang PMKS. Harapannya, ke depan apabila ada PMKS akan dapat ditangani serta diberikan bekal keterampilan sehingga dapat dilepas lagi ke masyarakat,” Ucap Bustomi

Ia berharap dengan adanya sosialisi ini seluruh anggota Babinsa jajaran Kodim 0712/Tegal yang sudah dibekali dengan pengetahuan nantinya dapat menularkan pengetahuannya kepada warga di binaannya, sehingga masyarakat dapat dengan benar menangani permasalahan kesejahteraan sosial “Kata Bustomi

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer