BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Tanam dan Lestarikan Budaya “Malu”
Tanam dan Lestarikan Budaya “Malu”

Tanam dan Lestarikan Budaya “Malu”

Jika melihat realitas kehidupan di Indonesia saat ini, ternyata rasa malu juga menjadi barang langka di negeri ini. Rasa malu tidak hanya terkikis bahkan habis pada semua level masyarakat Indonesia. Malu merupakan identitas budaya timur, sekaligus sifat asasi dari manusia. Rasa malu itulah yang membedakan manusia dengan mahluk lainnya. Namun terkadang rasa malu itu ditanggalkan akhirnya rasa malu yang ada pada dirinya menjadikan sikap manusia jauh lebih rendah dari pada binatang.  Namun dalam konteks ini adalah, malu dalam kerangka pendekatan budaya yang bermakna positif. Bahwa rasa malu sudah menjadi karakter pada masyarakat, dan rasa malu mempengaruhi pola hidup masyarakat itu sendiri sehingga menjadi suatu budaya. Baik dalam individu seorang, kelompok dengan kelompok, apalagi seorang pemimpin terhadap masyarakat yang dipimpinnya.

Beberapa permasalahan dan fenomena diatas merupakan salah satu kondisi dimana rasa malu sudah tidaklagi diperhitungkan oleh sebagian besar masyarakat, dan keadaan diatas terjadi dimana-mana hampir di semua wilayah di Indonesia ini, dengan melihat hal kecil yang terjadi kemudian berefek banyak hal berakibat pada suatu daerah justru ini menjadi satu pertimabanga bagi sebuah wilayah, begitu juga diindonesia ini, pemasalahn ini juga akan menjadi permasalahan yang juga tetap membutuhkan peranan, contoh dan juga penyadaran oleh para stoke holder  yang ada di setiap lingkungannya.

Maka dari itu Stake Holder yang ada perlu sosialisasi serta pemahaman yang betul tengtang permasalahan diatas tadi,tak ketinggalanitu disampaikan oleh Kasdim 0716/Demak Mayor Inf Muh. Darojat,S.Ag Saat menjadi irup pada upacara  bendera di SMKN 1 Demak dengan Tema “Budaya Malu Melakukan Hal Hal Yang Merugikan Diri Sendiri”yang diikuti oleh lebih kurang 1040 orang siswa/siswi  dan dewan guru SMKN 1 Demak.Senin(26/10/15)

Setelah selesai menjadi irup upacara bendera, Kasdim 0716/Demak Mayor Inf Muh Darojat S.Ag, memberikan penyuluhan 4 (empat) Pilar Kebangsaan bagi 160 siswa perwakilan dari masing masing kelas di aula SMKN 1 Demak.

Disampaikan oleh Kasdim 0716 dalam paparannya, Kasdim menjelaskan, bangsa ini dapat dengan mudah dihasut untuk berpecah belah, karena rakyatnya mulai meninggalkan 4 pilar kebangsaan. Padahal, 4 pilar kebangsaan seharusnya menjadi pondasi setiap warga negara Indonesia. Agar menjadi semacam ‘modal’ untuk mempertahankan kesatuan bangsa.

“Harus ada pemahaman sekaligus implementasi 4 pilar kebangsaan. Karena, Bhineka Tunggal Ika, NKRI, UUD 1945, dan Pancasila itu adalah ideologi yang akan mengembalikan kejayaan bangsa,”katanya.

Lebih dalam Kasdim menjelaskan, degradasi moral anak bangsa yang sekarang ini tengah meningkat tajam, juga dapat diatasi lewat pengimplementasian 4 pilar kebangsaan. Kasdim menjamin, jika 4 pilar kebangsaan sudah tertanam dengan baik, maka generasi muda Demak akan terhindar dari pergaulan bebas yang bisa merusak jati dirinya sebagai warga negara.

Ia mengharapkan, kedepannya, generasi penerus bisa menanamkan sikap 4 pilar tersebut. Dimana dalam hal ini, akan lebih mempersatukan persatuan kebangsaan. “Kalau kita menanamkan sikap 4 pilar ini, maka generasi penerus bisa semakin jaya,” ucapnya.

Selain itu juga, sebagaimana dipahami, Negara Indonesia adalah negara yang besar terdiri dari ribuan kepulauan dengan beraneka ragam suku bangsa, adat istiadat, budaya dan agama serta bahasa. Apabila dikelola dengan baik maka akan menjadi kekayaan dan kekuatan yang luar biasa, namun sebaliknya apabila tidak dikelola dengan baik maka akan menjadi sumber konflik yang tidak ada habisnya, untuk itu hal yang perlu diwaspadai dan dihindari adalah sifat kedaerahan yang berlebihan atau Primordialisme akan menimbulkan perpecahan yang mengancam keutuhan NKRI.

Karena asal usul nenek moyang bangsa kita adalah sama, sehingga setiap individu harus saling menghormati dan menghargai tanpa membedakan suku, agama, ras dan golongan. Sebelum mengakhiri sambutannya, Kasdim 0716 Demak berpesan kepada seluruh Siswa dan siswi SMKN 1 Demak agar menanamkan di dalam hati sanubari untuk selalu berbuat dan berikan yang terbaik bagi Indonesia,” tuturnya.

 

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer