BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Temu Tani Lebaksiu
Temu Tani Lebaksiu

Temu Tani Lebaksiu

Pada tanggal 28 Juli 2015 di areal persawahan Dukuh Kalimiring Desa Yamansari Kec Lebaksiu Kab Tegal, telah dilaksanakan TEMU LAPANG Display Inovasi Teknologi ( Percontohan Teknologi Padi) bekerja sama dengan Balai Pengkajian Teknologi Perranian (BPTP) Jawa Tengah dengan Pemerintah kab Tegal. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jateng Bpk Abdul Kholik, kepala UPTD Tanbunhut kec Lebaksiu Bpk Budi Santoso Sp, kepala BP4K kab Tegal diwakili Adm BP4K kab Tegal bpk Sudarto, kepala BP3K kec Lebaksiu bpk Warsito S.St, Dandim 0712/Tegal diwakili Pabung 0712/Tegal Mayor Czi Feseel, Danramil 15/ Lebaksiu kapten Inf Durohkhim, Camat kec Lebaksiu diwakili sekcam kec lebaksiu Bpk Eri Subiyanto, kepala Desa Yamansari Abdul Ghofir, ketua  Gapoktan Desa Yamansari H. Umar Faozi beserta anggota, serta 100 orang yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Sambutan pertama dari BP4K yang diwakili bpk sudarto, menyampaikan hasil/ilmu dr  BPTP untuk di gunakan dengan sebaik-baiknya oleh para kelompok petani, agar mencapai hasil panen padi yang maksimal. Biasakan para petani menggunakan pupuk organik  dalam perawatan padi yaitu dengan cara memanfaatkan jerami dalam membuat pupuk organic. Disamping hemat biaya, juga bisa menjaga kesuburan tanah dan hasilnya pun tidak kalah dengan pupuk non organik, serta petani dapat memelihara burung tito alba sebagai penangkal hama padi.

Sambutan berikutnya  dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jateng Bpk Abdul Kholik yaitu apa yang telah kita saksikan bersama pada hari ini, kami mengajak para petani untuk menggunakan jenis padi Inpari 33/31, karena hasil dan mutu padi lebih baik dibanding dengan jenis padi yang lain, mungkin selama ini para petani menanam padi dengan cara nenek moyang kita dahulu/ilmu turunan. Cara-cara terdahulu perlahan kita tinggalkan, kita beralih dengan cara dan jenis padi yang modern. Faktor lain yang mempengaruhi hasil panen yaitu bibit yang baik, air yang memadai, kesuburan tanah (pemupukan), dan suhu udara.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer