BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / TMMD Sasar Fisik dan Non Fisik
TMMD Sasar Fisik dan Non Fisik

TMMD Sasar Fisik dan Non Fisik

Secara resmi program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 95 Sengkuyung Tahap II TA 2015 dibuka oleh Komandan Kodim (Dandim) 0729/Bantul, Letkol (Kav) Tumadi. S.Sos dengan penyerahan alat kerja dan juga pemukulan kentongan di Lapangan Desa Sidomulyo, Kamis (8/10). Juga diserahkan secara simbolis paket sembako kepada perwakilan warga oleh unsur Forkominda Bantul termasuk pj Bupati,Drs Sigit Sapto Raharjo. Tema yang diambil dalam TMMD kali ini adalah “Dengan Semangat Kemanunggalan TNI, Polri, Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian,Pemerintah Daerah dan Seluruh Komponen Bangsa Lainnya, Kita Laksanakan Percepatan Pembangunan Melalui Program TMMD Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Pedesaan”.

Perwira Proyek Kapten (Inf) Kusmin dalam laporannya mengatakan kegiatan TMMD ini menyasar fisik dan non fisik. Untuk sasaran fisik adalah cor blok jalan dengan panjang 792 meter, lebar 2,5 meter dan tebal 0,10 meter.

Adapun untuk sasaran non fisik berupa penyuluhan bidang pendidikan pendahuluan bela negara dan sosialisasi penerimaan prajurit TNI (wearping). Juga penyuluhan penanganan Kamtibmas dan narkoba, penanggulangan terorisme, pemahaman tentang ISIS dan Igaras, kesehatan dan KB, bidang kependudukan, bidang kebencanaan dan bidang perdagangan.

“Kegiatan ini didanai sebesar Rp 250 juta,”terang Kusmin yang juga Pastier Kodim Bantul tersebut. Rincianya untuk APBD Provinsi sebesar Rp 75 juta, APBD Kabupaten Bantul Rp 100 juta, swadaya masyarakat Rp 30 juta dan APBDes Sidomulyo Rp 45 juta.

Kegiatan TMMD akan digelar selama tiga minggu hingga 28 Oktober mendatang yang sebelumnya juga sudah dilakukan kegiatan Pra TMMD dengan agenda perluasan jalan dan juga perataan jalan berbatu di lokasi TMMD Dusun Ngajaran tanggal 18 September-6 Oktober.
Dalam pelaksanaan TMMD ini, jajaran Kodim 0729/Bantul dibantu unsur Polres Bantul, Posal Samas, Polair Polda DY, Interdep,Linmas, Tagana, Menwa UPY dan masyarakat setempat.

Sementara itu Kepala staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Dandim mengatakan kegiatan TMMD pembukaan dipusatkan di Desa Karang tengah, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora (Jateng) yang diikuti secara serentak di 61 wilayah kabupaten/kota seluruh Indonesia.

“Program TMMD adalah program lintas sektoral yang melibatkan TNI, kementerian, lembaga pemerintah non departeman dan pemerintah daerah serta segenap lapisan masyarakat,”

“Melalui program ini diharapkan bisa mewadahi aspirasi dan kepentingan masyarakat di daerah pedesaan, sebab proses perencanaan TMMD selalu diawali dengan melibatkan berbagai instansi dan masyarakat sebagai pelaku dan pengguna hasil TMMD serta disusun dengan sistem bonttom up planning,”kata Kasad.

Progra TMMD sendiri telah membantu tugas pemerintah di daerah dalam meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memantapkan wawasan kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Dengan program TMMD secara berkesinambungan diharapkan akan dapat mewujudkan ketahanan masyarakat yang tangguh dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman yang muaranya akan berdaya guna bagi kepentingan pertahanan Negara.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer