BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / TNI, Polri, Satpol PP dan BNPB Brebes Evakuasi Korban Banjir
TNI, Polri, Satpol PP dan BNPB Brebes Evakuasi Korban Banjir

TNI, Polri, Satpol PP dan BNPB Brebes Evakuasi Korban Banjir

Akibat jebolnya tanggul sungai Pemali di Desa Waru dan Desa Lengkong Brebes mengakibatkan banjir melanda di beberapa Kecamatan di wilayah Kabupaten Brebes, Rabu (15/2).

Jebolnya tanggul sungai Pemali yang berada di dua desa tersebut akibat hujan yang terus menerus mengguyur wilayah Kec.Brebes dan Kec. Wanasari Kab.Brebes.

Mengakibatkan 12 Desa dari empat wilayah Kecamatan yakni Kecamatan Brebes, Losari, Wanasari dan Banjarharjo dengan ketinggian mencapai satu meter. Saat ini, luapan air mulai memasuki pemukiman penduduk di Desa Wangandalem dan Desa Padasugih Kec.Brebes dengan ketinggian mencapai 80 cm dan tidak menutup kemungkinan luapan air menyebar kewilayah desa lainnya di Kecamatan Brebes Kota. Selain merendam pemukiman penduduk, banjir juga menggenangi ratusan hektar lahan pertanian dan lahan petani bawang merah. Hingga petani bawang merah di Kecamatan Brebes terpaksa memanen bawang merahnya lebih awal dikhawatirkan lahannya akan terendam banjir.

Guna mengantisipasi hal tersebut, tim gabungan dari TNI Kodim 0713/Bbs, Polri Polres Brebes, Satpol PP Pemkab Brebes, BPBD Brebes, Yonkav-2/TC Semarang, SAR Brebes beserta unsur lainnya turun melakukan evakuasi terhadap warga masyarakat yang terdampak banjir ketempat pengungsian. Hingga saat ini tim gabungan masih melakukan evakuasi korban banjir tersebut, dan mendirikan tenda pengungsi serta memberikan bantuan kesehatan dari PMI Brebes dan Dinkes Brebes.

Dandim 0713/Bbs Letkol Inf Ahmad Hadi Hariono saat dilokasi banjir menyampaikan pihaknya bersama tim gabungan dan unsur terkait setelah mendapat informasi adanya banjir, langsung terjun kelapangan membantu proses evakuasi warga masyarakat yang terdampak banjir ini yang melanda beberapa Desa di Kecamatan Brebes diantaranya Desa Terlangu, Pulosari, Wangandalem dan Padasugih. Sedangkan di Kecamatan Wanasari yakni Desa Waru dan Desa Lengkong. Disamping itu ada beberapa Desa lagi yang mulai digenangi air antara lain Desa Pemaron, Desa Krasak, Desa Lembawa dan Desa Kalimati.

Dijelaskan Dandim 0713/Bbs bahwa banjir yang merendam beberapa Desa di empat Kecamatan ini akibat jebolnya tanggul sungai Pemali sepanjang 30 meter di Desa Lengkong dan Desa Waru akibat tidak kuat menampung air hujan yang mengguyur Brebes Kota dan sekitarnya. Banjir juga mengakibatkan lumpuhnya jalur utama Brebes-Jatibarang dengan ketinggian mencapai 79 Cm dan hingga tadi sore sekira pukul 16.00 WIB, jalan utama tersebut belum dapat dilalui kendaraan.

Dijelaskan pula bahwa luapan air banjir terjadi mulai masuk pemukiman penduduk sekira pukuk 03.00 WIB dini hari sebatas lutut orang dewasa, namun hingga siang hari sekira pukul 11.00 WIB tadi (Kamis,16/2) ketinggian air mencapai 60-70 Cm dan semakin bertambah tergantung debit air kiriman dari sungai Pemali tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Dandim juga mengajak masyarakat untuk selalu berdoa memohon perlindungan Allah SWT agar senantiasa mendapat lindungan-Nya dan memohon agar dalam beberapa hari kedepan cuaca diwilayah ini dan lainnya bersahabat sehingga penanganan tanggul sungai yang jebol dapat segera dilakukan. Disamping itu, kepada masyarakat terdampak banjir terutama anak-anak dan orang tua agar dapatnya mengungsi ketempat yang aman yang telah disediakan ditempat pengungsian darurat.

“Hingga siang tadi, pihaknya bersama unsur gabungan telah menerjunkan lebih kurang 200 personel gabungan, beserta alat peralatan SAR serta beberapa kendaraan pengangkut masyarakat untuk dievakuasi ke tempat pengungsian berupa 1 truk Kodim 0713/Bbs, 2 perahu karet ditambah 3 truk Yonkav2/TC yang sedang melaksanakan bantuan pengamanan Pilkada di wilayah Brebes. Selain itu, kendaraan Polres Brebes dan Satpol PP Pemkab Brebes”, terangnya.

“Evakuasi ini kami lakukan sebagai upaya antisipasi penanganan bencana alam terhadap masyarakat terdampak banjir akibat jebolnya tanggul sungai Pemali ini. Kami lakukan bersama dengan bersinergi bersama unsur lain diwilayah Brebes membantu masyarakat terdampak banjir ini, dengan bahu membahu mendirikan tenda pengungsi dan dapur umum. Kerugian personel nihil sedangkan materiil belum dapat dihitung secara rinci akibat banjir ini, namun dengan melihat terjadinya banjir yang melanda empat kecamatan ini diperkirakan mencapi milyaran rupiah yang meliputi akses jalan rusak, lahan padi dan lahan bawang merah hektaran terkena banjir serta pemukiman warga itu sendiri”, lanjutnya.

Disamping hal tersebut, Dandim juga menyampaikan langkah-langkah penanganan yang diambil yakni dengan melaksanakan pengecekan kelokasi banjir, menghimbau masyarakat agar mengungsi ketempat aman serta mengevakuasi masyarakat yang dikhawatirkan terjadi banjir susulan. Untuk sementara waktu, warga Desa Terlangu dievakuasi di Posko Kodim 0713/Bbs, Polres Brebes dan Posko BPBD Brebes bertempat di Taman Kota Desa Terlangu Kec.Brebes.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer