BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Tugas TNI AD Semakin Kompleks dan Tidak Ringan
Tugas TNI AD Semakin Kompleks dan Tidak Ringan

Tugas TNI AD Semakin Kompleks dan Tidak Ringan

Tugas TNI AD saat ini dan ke depan semakin kompleks dan tidak ringan, maka transformasi TNI AD di bidang binter, pertempuran dan dukungan dilakukan dengan pembaharuan alut / alutsista, serta postur TNI AD. Demikian disampaikan Kadisbintalad, Brigjen TNI Hadi Kusnan dalam ceramahnya kepada anggota TNI AD yang diadakan di aula Makodim 0733-BS/Semarang, Senin (16/2).

Lanjut Kadisbintalad, untuk dapat melaksanakan tugas pokok (tupok) dengan baik dan dipercaya, maka diperlukan penerapan jati diri prajurit dengan mencegah pelanggaran hukum, mewaspadai anggota dipengaruhi perkembangan lingkungan srategis yang dilandasi dengan ketangguhan mental prajurit dan mewujudkan persatuan kesatuan/kemanunggalan TNI-rakyat untuk pertahanan negara yang kuat.

Maka pembinaan diberikan pada waktu Jam Komandan (Jamdan) maupun pertemuan Persit yang harus dilaksanakan, agar para prajurit menjadi kuat dan tangguh dengan dilandasi iman, takwa dan disiplin yang baik, militan/pantang menyerah, rela berkorban, cinta, bangga dengan tugasnya dengan hasil yg baik, didukung profesional dan penyegaran jasmani (garjas) yang prima, serta malu berbuat kesalahan atau pelanggaran dan malu apabila gagal dalam menjalankan tugas pekerjaannya sebagai seorang prajurit rakyat, prajurit pejuang, prajurit nasional dan prajurit profesional.

Tugas prajurit TNI AD adalah mulia, amanah dan kehormatan, tantangan tugas pertahanan NKRI yang dihadapi saat ini dan ke depan semakin kompleks dan tidak ringan, maka diperlukan serbuan teritorial mewujudkan kemanunggalan TNIi – rakyat, persatuan kesatuan agar pertahanan NKRI kuat melalui operasi militer perang dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP), dengan berbuat terbaik, berani, tulus dan ikhlas, didasari pada mental yang tangguh, beriman dan bertaqwa, nasionalis, militan sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan tentara profesional yang taat beragama, selalu berdoa dan bersyukur kepada Tuhan, mengamalkan Pancasila, Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI. Selalu patuh pada hukum dan disiplin keprajuritan, takut berbuat salah dan malu melakukan pelanggaran.

Pada akhir acara Kadisbintalad Brigjen Hadi Kusnan memberikan cinderamata sebuah Al Qur’an dan buku tentang pembinaan mental kepada Dandim 0733-BS/Semarang Letkol Inf M. Taufik Zega.

Acara ini dihadiri oleh Kasdim, para Pasi, para Danramil, anggota Kodim dan Persit.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer