BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Warga Magelang Tengah Dapat Bantuan Bulog
Warga Magelang Tengah Dapat Bantuan Bulog

Warga Magelang Tengah Dapat Bantuan Bulog

Berdasarkan  keterangan  dari  Bulog  dalam  hal  bantuan  sembako khususnya di wilayah Magelang Tengah Jumat (07/08) tercatat 4.260 kg beras sudah sampai   beras Kelurahan Magelang. Bantuan nantinya akan didistribusikan kepada 284 kepala keluarga, dimana setiap keluarga akan mendapatkan  15kg/kepala  keluarga,  dan  jumlah  tersebut  sudah  terpenuhi.  Babinsa  Koramil 01/Magelang  Tengah,  Sertu  Wawan  Darmawan,  mengatakan,  hal  tersebut  dalam  rangka antisipasi kekeringan oleh pemerintah di musim kemarau ini, dikarenakan di sebagian daerah Indonesia banyak yang mengalami gagal panen.

“Dengan adanya bantuan dari Bulog ini diharapkan lebih membantu ketersediaan pangan pada masyarakat di Kota Magelang. Meskipun terdapat sebagian sawah yang terancam kekeringan,namun secara umum di Kota Magelang masih aman,” ucap Wawan. Pada era ini TNI dilibatkan lebih banyak berperan dalam pengawasan ketersediaan swasembada pangan. Maka,  tugas TNI,  selain menjadi  penjaga kedaulatan negara,  juga mendapat  mandat memantau  pendistribusian  bantuan  pemerintah  yang  berkaitan  langsung  dengan  ketahanan pangan. “Ketahanan pangan adalah hal utama, yang menjadi salah satu syarat kedaulatan negara, dimana masyarakat  harus  makmur dalam masalah  ketahanan  pangan,  maka  negara  akan  lebih  solid persatuan serta kesatuannya,” terang Wawan.

Salah  satu  warga  Magelang  Tengah,  Andi,  mengungkapkan  sangat  berterima  kasih  dengan adanya  program  pemerintah  pusat  demi  wujud  antisipasif  kekeringan  yang  akan  sangat berdampak kepada hasil  dari  swasembada pangan jangka panjang,  yang pada bulan  ini  juga sudah mulai dapat dirasakan oleh sebagian warga masyarakat Kota Magelang. “Langkah  antisipasi  ini  sangat  bagus,  sebab  walaupun  sekarang  masih  aman,  akan  tetapi datangnya musim hujan belum bisa diprediksi jatuh pada bulan apa,” ungkap Andi. Diwawancarai  terpisah,  Kasi  Pertanian  Dinas  Pertanian  Peternakan  dan  Perikanan  Kota Magelang,  Solikun,  menuturkan,  terdapat  2  hektar  lahan  pertanian  sawah  yang  rawan kekurangan air, karena menggunakan sistem pengairan tadah hujan, dan dari 2 hektar tersebut1,5 hektar paling parah mengalami kekeringan.“Sawah tadah hujan kebanyakan berada di wilayah Kramat Utara,  yang paling parah terkena dampak kemarau saat ini. Kami bersama dengan petugas Koramil Kodim 0705/Magelang sudah memasang pompa air untuk antisipasi kekeringan pada area persawahan tersebut,” jelas Solikun

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer