BERITA TERBARU
Home / Berita Satuan / Wijayakusuma Jambore Jeep
Wijayakusuma Jambore Jeep

Wijayakusuma Jambore Jeep

Diselenggarakannya Wijayakusuma Jambore Jeep dalam Off Road selain menyalurkan hoby juga untuk memaknai Peringatan Hari Pahlawan, demikian papar Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sujatmiko dalam pembukaan Wijayakusuma Jambore Jeep Off Road 2016 yang berlangsung Minggu (12/11) di Bumi Perkemahan Baturaden.

Dikatakan Wakil Gubernur bahwa dengan memaknai peringatan hari Pahlawan merupakan moment yang sangat penting bagi kelangsungan hidup bangsa dan negara dimasa depan.

“Makna yang paling penting dari kegiatan ini adalah bagaimana segenap komponen bangsa saat ini mampu memaknai nilai nilai perjuangan dan kepahlawanan untuk memberikan kontribusi karya nyata bagi pembangunan bangsa kedepan yang penuh tantangan’, ungkapnya.

“Pemaknaan terhadap nilai-nilai perjuangan dan kepahlawanan tersebut mewaspadai gejolak yang mengarah pada proxy war”, lanjutnya.

Dengan adanya sinyalemen demikian, karenanya kita sebagai bangsa Indonesia harus tanggap, siap dan waspada. Kita jangan sampai terlena karenanya.

Jambore jeep diikuti 256 unit jeep dengan 1000 peserta ini dari berbagai kalangan masyarakat dan berbagai komunitas/club dari wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Jawa Tengah menyampaikan disetiap zaman memiliki tantangan tersendiri, karenanya di setiap zaman harus mengembangkan respon kepahlawanan sesuai zamannya.

“Semangat kepahlawanan tidak cukup hanya dengan mempertahankan patriotisme defensif. Kita butuh patriotisme lebih positif dan progresif”, terangnya.

Patriotisme sejati, lanjutnya. Bukan sekedar mempertahankan, melainkan memperbaiki keadaan negeri.

Dikatakan bahwa pada tahun 2020-2035, Indonesia akan menikmati era baru yang langka yakni bonus demografi. Dimana jumlah usia produktif Indonesia diproyeksikan berada pada grafik tertinggi dalam sejarah bangsa, mencapai 64% dari total penduduk sebesar 297 juta jiwa.

“Bonus demografi ini menjadi windosw oportunity/peluang strategis untuk dapat melakukan percepatan pembangunan ekonomi dengan dukungan ketersediaan SDM usia produktif dalam jumlah cukup besar”, ungkapnya.
Karenanya mari kita manfaatkan dan jaga jangan sampai bonus demografi ini menjadi rusak terkena imbas situasi proxy war.

“Tingkatkan kembali akan pentingnya meningkatkan SDM, persatuan dan kesatuan dan kesadaran bela negara serta wawasan kebangsaan kepada segenap komponen bangsa, demi tetap tegak kokohnya NKRI”, pungkasnya.

Pembukaan wijayakusuma jambore jeep dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Banyumas beserta Forkopimda Banyumas, Kasiterrem 071/Wk mewakili Danrem 071/Wk, para peserta serta warga masyarakat yang menyaksikan.

Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer